Diduga Mega Proyek Jembatan Kuwil Cah Beres, Komisi II Turun Pantau

Spread the love
  • 34
    Shares

MINUT, IdentitasPrime – Mega proyek jembatan penghubung antara Desa Kuwil dan Desa Kawangkoan, Kecamatan Kalawat yang diduga kuat tak beres, mendapat atensi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Utara (Minut).
Senin (4/6), personel Komisi II yang terdiri dari Stella Nona Rimporok dan Yoseph Dengah, di pimpin Moses Corneles melalukan sidak langsung turun lokasi.

Ketua Komisi II Moses Corneles saat diwawancarai mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat beberapa waktu lalu.

Dimana warga menilai pekerjaan yang dilakukan oleh perusahaan tidak sesuai bestek. Kata berdasarkan, aduan tersebut Komisi II memutuskan untuk turun ke langsung mengecek kondisi di lapangan.

“Kontruksinya memang tidak sesuai dengan bestek. Meskipun kita bukan ahli dalam pembangunan, bisa dilihat dengan kasat mata. Besi yang dipasang untuk mendirikan tiang awal, menggunakan besi yang tidak sesuai bagi peruntukan pembuatan jembatan. Sangat disayangkan proyek miliaran rupiah yang nantinya akan digunakan masyarakat umum terkesan dikerjakan asal-asalan,” tukas Moses.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II Joseph Dengah menuturkan, akan memanggil dinas terkait bersama perusahaan yang mengerjakan proyek tersebut. Menurutnya, sungguh memiriskan jika dilihat kondisi pekerjaan. Jika kenyataan kontruksi yang demikian tentunya bakal merugikan serta dapat mengakibatkan kecelekaan bagi masyarakat yang memakai fasilitas jembatan Kuwil.

“Kita akan rapat bersama lintas Komisi dan setelah itu memanggil dinas terkait, seperti Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang selaku pelaksana teknis. Juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dimana anggaran proyek Jembatan Kuwil berasal. Harus ada tindakan tegas yang akan diambil nanti,”tegas Ketua BK DPRD itu.(Noval)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*