Dor… Kolaborasi Tim Resmob dan Tarsius Polres Bitung Lumpuhkan “Petu” Sang Residivis Kambuhan Spesialis Curanik

Spread the love
  • 883
    Shares

Tamuntuan: “Kota Bitung dan sekitarnya bukan tempat yang nyaman buat para penjahat, sebab kami tidak main-main”

BITUNG, IdentitasPrime – Entah kelainan jiwa, entah hobby, atau entah jadi suatu kebanggaan atau sudah menjadi profesi, namun gelar “PENCURI MUDA” yang disandang RP alias Petu (25) warga Kota Bitung, hanya dirinya yang tahu.
Kendati ruang tahanan polisi maupun Lembaga Pemasyarkatan (LP) kerapkali mengurung dirinya, anehnya Tersangka seolah ingin menjadi langganan tetap dan juara bertahan di penjara.

Lihat saja, Sabtu (22/12/2018) pukul 13.00 WIB, stetelah memastikan semua analisa dan keterangan yang ada, Tim Resmob dan Tim Tarsius Polres Bitung, kembali memastikan dan meringkus residivis kambuhan Petu di depan toko Alfamart kompleks terminal Tangkoko Kota Bitung.

Walau masih berusia 25 (duapuluh lima tahun), pencuri asal Kelurahan Manembo ini (Petu red-), merupakan penjahat kambuhan yang baru saja keluar dari penjara (residivis) dengan kasus yang sama.
Saat hendak ditangkap, Tersangka mencoba memberi keterangan berbelit-belit, bahkan berupaya melarikan diri. Tak mau kehilangan buruannya, aparat pun memberi tembakan peringatan, namun Tersangka tak menggubris-nya, sehingga aparatpun terpaksa menembak kaki Tersangka.

Kenapa aparat menyimpulkan Petu sebagai pelaku pencurian, dan.meringkusnya tanpa keraguan, ternyata itu dikuatkan oleh dua Laporan Polisi dengan Nomor/796/XI/2018/Sulut/Res Btg. Tgl 03 Nopember 2018 dan Laporan Polisi: Nomor/835/XI/2018/sulut/Res Btg. Tgl 14 Nopember 2018 silam.
Polres Bitung segera menindak lanjutinya dengan melakukan pengembangan, sekaligus pengerahan tim Resmob dan Tim Tarsius di sekitaran Tempat Kejadian Perkara (TKP).“Ada dua laporan yang masuk ke kita, untuk kemudian kami lakukan penyelidikan dan akhirnya membuahkan hasil,” ujar Kapolres Kota Bitung Komisaris Besar Polisi Stefanus Michael Tamuntuan dalam rilis tertulisnya, Minggu (23/12/2018).

Disamping mengamankan tersangka dengan menembak kena betis kirinya, Polisi juga turut mengamankan barang bukti dari dua TKP di Kelurahan Girian dengan total kerugian Rp 12.000.000,- dan Kelurahan Menembo dengan kerugian Rp 20.000.000,
Inilah barang-barang bukti xurian yang diamankan aparat Polres Birung:

1 buah Laptop merek axioo warna hitam.
1 buah Laptop merek Apple warna silver.
1 buah Hp Tab merek samsung warna putih.
1 buah hardrayer.
1 buah Camera Canon warna hitam.
1 buah Hp merek Nokia warna hitam dan,
12 bungkus rokok dari berbagai merek.
“Pelaku sudah kami lakukan penahanan, ada pula barang bukti yang kami amankan,” jelasnya.

Perlu kita ketahui bersama, sebelum menjabat Kapolres Bitung, AKBP Stefanus M Tamuntuan merupakan Perwira Polri yang malang-melintang di Ibukota Jakarta sebagai Perwira Reserse Kriminal, baik di Polda Metro Jaya maupun Polres Jakarta Selatan (sebagai Kasat Reskrim).
Berbekal ilmu dan yang dimilikinya dalam pendidikan dan tugas sehari-harinya, tidak mengherankan jika seorang Steven Tamuntuan sangat berang dan tak kompromi dengan kasus-kasus JATANRAS (Kejahatan dan Kekerasan), apalagi kasus kriminal seperti pencurian maupun pemerkosaan.
“Yang dilakukan aparat sudah seauai protap. Kami bersama jajaran berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Bitung. Sekecil apapun kejahatan mereka (pelaku) jika itu meresahkan masyarakat Bitung maka akan kami tindak tegas dan terukur, biar ada efek jera,” tegas Steven.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, timpal Kapolres Bitung, pelaku Petu didakwa melanggar Pasal 363 ayat (1) KUHP dengan ancaman kurungan badan selama 5 tahun atau denda paling banyak enam puluh rupiah.
“Bagi para pelaku kejahatan, jangan coba-coba beraksi disini. Ingat, Kota Bitung dan sekitarnya bukan tempat yang nyaman buat para penjahat, sebab kami tidak main-main,” pungkas steven Tamuntuan yang hafal betul karakter dan sifat orang Sulawesi Utara ini. (Noval)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*