Gerah Dengan Keluhan Warga, Dandim 1302/Minahasa Pimpin Penggerebekan Judi Sabung Ayam

Spread the love
  • 21
    Shares

Aparat Menggelandang 14 ekor ayam Bangkok, Alat Judi Rolet 1-set, Mobil 15 Unit, Motor 50 Unit dan Terduga Penjudi 150 Orang

MINAHASA, Identitasprme – Komandan Kodim 1302/Minahasa, Letkol Inf Slamet Raharjo S.Sos, MSi bersama Kajari Tondano Rahmad Budiman Taufani SH, M.Kn, memimpin langsung penggerebekan Judi Sabung Ayam yang bertempat di perkebunan Rakyat Kel, Rerewokan Kecamatan Tondano Utara Kabupaten Minahasa, Kamis 28/03/19 pukul 17.00 wita.

Kronologis penggerebekan lokasi perjudian sabung ayam tersebut berawal dari, Komandan Kodim bersama Kajari dan beberapa Anggota Kodim melintas di lokasi perkebunan tersebut, merasa curiga karena menemukan begitu banyaknya kendaraan baik Roda Dua maupun Roda Empat terparkir di tengah hutan, sehingga hal ini spontan menimbulkan kecurigaan Komandan Kodim dan juga Kajari, kemudian Komandan Kodim serta Kajari turun dari Mobil untuk mengecek sebetulnya ada acara apa ditengah hutan seperti ini, hal itu diikuti oleh Anggota Koramil dan Anggota Kodim lainnya yang dibawah pimpinan Plh Danramil 1302-01/Tondano Pelda Johny Bura, yang saat itu secara kebetulan bersama Rombongan Dandim dan Kejari.

Pada Penggerebakan tersebut barang bukti yang dapat di amankan antara lain, Ayam bangkok sebanyak 14 ekor, Alat Judi Rolet 1-set, Mobil 15 Unit, Motor 50 Unit dan Masyarakat 150 Orang, selanjutnya seluruh barang bukti dibawa ke Mapolresta Minahasa termasuk para pelakunya untuk dilakukan pemeriksaan, selanjutnya Komandan Kodim memerintahkan kepada Plh Danramil 01/Tondano bersama Anggotanya untuk melakukan pembongkaran tempat penyabungan ayam tersebut.

Dalam kesempatan ini, Dandim 1302/Min memberikan arahan kepada para pemain judi ayam yang terjaring pada saat penggerebekan.
”Permainan Judi itu tidak baik, apalagi disertai dengan taruhan uang yang banyak, susah payah kalian mendapatkan Duit, harusnya kalian manfaatkan untuk menafkahi keluarga, malah kalian gunakan untuk berjudi, apa yang kalian lakukan hari ini harus kalian pertanggung jawabkan,” tutur Dandim 1302/Minahasa.

Melihat lokasi bermain judi ini, lanjit Dandim, dirinya bisa menyimpulkan bahwa kegiatan perjudian ditempat ini sudah lama.
“Ini adalah salah satu penyakit Masyarakat ( Pekat ), hal ini kenapa dilarang oleh Undang-Undang, karena melalui tempat ini akan mudah memicu tindak kriminalitas, seperti perkelahian, tindak pidana pencurian, penipuan, dan lain-lain, hal itu bisa terjadi apabila orang yang sudah ketagihan judi mengalami kekalahan, oleh karena itu malam ini kalian akan saya serahkan ke Mapolresta Minahasa untuk mempertanggung jawabkan perbuatan kalian,” pungkas Dandim.

Sesuai pantauan wartawan, para pelaku yang berhasil diamankan oleh petugas rata-rata berasal dari luar Kota Tondano, yaitu antara lain asal Kota Tomohon, Minahasa Utara, dari Minahasa Selatan, dan asal Minahasa Tenggara.
Namun selain itu aparat juga ternyata menahan para penjudi yang berasal dari Kota Kotamobagu, yang memang khusus datang untuk berjudi ditempat ini.(Red)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*