Razia Perdagangan Miras, Sat Narkoba Polres Minut Gondol 2 Tsk/Ratusan Botol Bir Valentine dan Cap Tikus

Spread the love
  • 16
    Shares

Hilman: “Miras Adalah Musuh Kita Bersama”

MINUT, IdentitasPrime – Sat Narkoba Polres Minut, dibawah komando AKP Hilman Muthalib, gelar razia pada Senin, (6/8/ 2018), pukul 09.00 Wita sd 15.00 Wita, di Desa Likupang Dua Kecamatan Liktim Wilayah Hukum Polres Minut.

Menurut Hilman, targer razia kali ini adalah memberantas peredaran minuman keras (miras) terutama jenis miras tak mengantongi legalitas.

“Itu target kita saat ini, sebab dengan bebas beredarnya miras di kalangan masyarakat tanpa dokumen pendukung, membuat penyakit masyarakat berupa angka krimilal karena pengaruh miras, masih tinggi,” tutur Kasat Narkoba.

Dalam penggeledahan secara dadakan itu, Sat Narkoba Polres Minut merhasil menggondol dua (2) pemilik/penjual miras dari dua warga Desa Likupang Dua.
“Kami membawa dua Tersangka pedagang miras masing-masing Tsk atas nama YW, (62), seorang Nelayan, asal Desa Likupang Dua jaga II Kecamatan Likupang Timur dengan Barang Bukti miras 24 Dos Bir Valentin ( 1 Dos isi 12 botol )/ total 288 botol,” beber Hilman.

Tersangka ke-2, lanjut Kasat Narkoba, atas nama LW (50), pedagang asal Desa Likupang Dua jaga II Kecamatan Likupang Timur dengan Barang Bukti (Bb) miras jenis Cap Tikus sebanyak 220 liter yang diisi dalam kemasan kantong plastik sebanyak 11 kantong.
“Kedua Tersangka kami proses hukum sesuai pasal dan undang-undang yang berlaku, sedangkan miras Cap Tikus dan Bir Valentin sudah diamankan di Polres Minut untuk proses Hukum lebih lanjut,” jelas mantan Kapolsek Kauditan dan Kasubag Humas Polres Minut itu.

Kepada para pedagang minuman keras, AKP Hilman mengingatkan untuk tidak main-main dengan pihaknya.
“Miras adalah musuh kita bersama. Jadi kalau berjualan berarti sudah tahu sanksi dan konsikwensinya kalau kami dapat. Sebaiknya hentikan perdagangan miras, agar tidak berurusan dengan hukum,” pungkas Kasat Narkoba. (7o/Noval)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*