Gerindra Ngotot Pertahankan Ambang Batas Nol Persen President Threshold

Spread the love

Identitasprime.com – JAKARTA – TAK lama lagi Revisi Undang-undang Pemilu akan digelar. Sesuai pantauan Identitasprime.com, saat ini (pukul 16.40 WIB) rapat paripurna masih diskor. Dan, pimpinan fraksi melakukan rapat-rapat tertutup atau lobi sebelum memasuki ruang rapat paripurna.

Bagaimana perkembangan soal RUU Pemilu itu menjelang penentuan nasib pemilu serentak 2019 kelak?

Bagi Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria, ambang batas pengajuan calon presiden atau presidential threshold selain nol persen tidak sesuai dengan azas demokrasi. Karena hanya ambang batas nol persen yang memberi ruang yang sama bagi seluruh warga negara mengambil bagian membangun bangsa ini.

Riza menyampaikan, hampir seluruh negara-negara di belahan dunia, termasuk negara besar seperti Eropa telah menerapkan presidential threshold nol persen. Itu artinya lebih maju terkait kedaulatan rakyatnya.

“Harus nol persen dong soal ambang batas. Apalagi kalau Pemilu ini digelar serentak. Itu alasannya, tidak ada alasan apapun presidential threshold harus menggunakan nol persen pada pemilu 2019,” ujarnya saat ditemui di Nusantara II Gedung DPR RI, Senayan, Kamis (20/7/2017).

Riza menyampaikan, hampir seluruh negara tidak menerapkan besaran tertentu terkait presidential threshold. Ia mencontohkan negara terakhir tidak menerapkan ambang batas president threshold, di Perancis. Sehingga ada 11 pasangan calon mengikuti Pilpres, bahkan melalui partai yang baru didirikan kurang lebih 15 bulan.

“Itu baru disebut demokrasi yang sesungguhnya. Tidak seperti adanya batasan tertentu ambang batas mencalonkan sebagai presiden,” terang Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini.

Politisi Gerindra ini menyatakan bahwa demokrasi sejati adalah demokrasi yang ada pada kedaulatan rakyat. Opsi partai Gerindra tidak berubah, tetap ingin mendorong presidential treshold 0 persen.

“Untuk itu, Kita terus melakukan lobi-lobi. Bagi Partai Gerindra bukan soal menang kalah. Jangan sampai lantaran mengedepankan paslon tertentu atau kepentingan partai, tapi merampok kedaulatan rakyat,” ujarnya.

Baca juga :   Perludem: Putusan MK Pastikan Jaminan Kemandirian Penyelenggara Pemilu

“Kita berharap seluruh elemen di DPR RI membangun bangsa dengan cara-cara yang baik, bertanggung jawab, dan bermartabat. Dan kami dari Gerindra berharap voting dilakukan secara tertutup agar semua individu anggota parlemen dapat menyuarakan prinsip yang ada dalam hati nuraninya,”sambung Riza. (HMS/ lintas parlemen)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*