Hampir Semalaman Listerik di Kecamatan Airmadidi, Padam, Nyala dan Padam Lagi

Spread the love
  • 28
    Shares

Jefran: “Bertahun-tahun Konsumen Dizolimi, DPRD Diminta Jangan Diam”

MINUT, IdentitasPrime – Pemadaman listerik tanpa keterangan jelas, kembali melanda Kabupaten Minahasa Utara, pada Minggu (3/6), khususnya wilayah Kecamatan Airmadidi.
Kendati di beberapa tempat sedang menggelar ibadah kedukaan, namun sesuai keterangan sejumlah sumber, masih pukul 19.00 witta, listerik sudah padam.
Sejak pukul 19.00 pemadaman terjadi, nanti sekitar pukul 01.09 baru nyala. Sayangnya, memasuki pukul 04.30-05.00 witta, listerik kembali alami pemadaman.
Sampai berita ini terbit, belum kunjung menyala.
“Hal seperti ini tentu saja mengundang kekecewaan warga, sebab, pemadaman kerap terjadi dimalam hari, dan itu juga berlangsung selama berjam-jam,” keluh Meytha IRT asal Airmadidi Atas yang baru saja melahirkan seorang bayi.
Perlakuan PLN yang tak bijaksana dalam pelayanan, membuat masyarakat kian memendam marah, terutama petugas yang menjaga telepon di kantor.
“Telepon tak pernah diangkat setiap kami hubungi, terutama pada malam hari. Wajar kan masyarakat telpon karena ingin tahu apa penyebab pemadaman, tapi mereka jarang mengangkat. Hal seperti ini harusnya menjadi atensi aparat hukum dan DPRD Minut, ini sudah keterlaluan karena bukan baru satu-dua kali terjadi pemadaman dimalam hari,” tukas aktivis Jefran de Jong, Senin (4/6) via ponselnya.
Sebagai konsumen, lanjut Jefran, masyarakat punya hak bertanya bahkan meminta tanggungjawab PLN apabila pemadaman terlalu lama atau terlalu sering.
“Ada hak, ada kewajiban. Bertahun-tahun konsumen dizolimi, DPRD diminta jangan diam. 1-2 minggu lewat waktu pembayaran, PLN main sita meter dengan beragam cara. Dan sebaliknya, kita apa pernah konsumen mempra-peradilan PLN terkait masalah pemadaman seperti semalam, maupun sebelum-sebelumnya, semoga DPRD Minut tak hanya duduk menunggu, tapi beri warning ke PLN selaku BUMN,” pungkas de Jong.(7o/Noval)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*