Howard Himbau Jangan Kambing Hitamkan Seseorang Dalam Peristiwa Pengerebekan Sabung Ayam

Spread the love

Dengah: “Saya yang penanggungjawab sabung ayam itu, tidak ada keterlibatan Kid”

MINUT, IdentitasPrime – Drama penggerebekan judi sabung ayam di Kelurahan Airmadidi Atas Lingkungan VI Kecamatan Airmadidi Minut pada Sabtu (25/8) silam, menggemparkan seluruh pelosok.
Namun keterkaitan antara Daniel putera Bupari Minut dan Tempat Kejadian Perkara (TKP), disanggah Howard Marius, Ketua LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Minut.
Aktivis vokal asal Kauditan itu membantah keras kalau Daniel atau Kid anak Bupati Minahasa Utara waktu proses penggerebekan, disebut-sebut berada ditempat, tapi melarikan diri.
“Tidak usah mengada-ada dan menjelek-jelekkan nama orang yang tidak bersalah kepada kita. Saat kejadian, saya dan Kid sedang dirumahnya, karena ada tamu datang mau membeli sepeda motornya,” ujar Howard.
Ditanya apa betul Daniel memback-up sabung ayam tersebut, Marius sempat kaget dan menepiskan tangannya. “Nah, itulah salah satu masalah yang harus diluruskan. Kost-kostan itu milik Daniel, memang iya. Tapi menyangkut tudingan bahwa Daniel yang buka sabung ayam itu, hati-hati. Sebab setahu saya, lokasi itu dijaga oleh Ko Kim, bukan Daniel,” urai Howard Senin (28/8).
Marius juga meminta agar tidak ada trik-trik tertentu untuk mengkambing hitamkan masalah dengan oknum tertentu, hanya karena kepentingan pihak-pihak tertentu.
“Sportiflah dan apa adanya, tanpa mau menuding orang tak bermasalah untuk dilibatkan dalam masalah sekecil apapun, ingat, hukum karma itu berlaku,” sindirnya karena mulai mengendus siapa aktor-aktor yang terlibat dalam masalah penggerebekan tersebut.

Terkait berita yang mana Daniel atau Kid anak Bupati Minahasa Utara sebagai pemilik kost-kostan dan rumah yang digerebek aparat, Dabiel lebih memilih diam.
“Saya bingung dan lelah mau jelaskan masalah itu. Lebih baik tanya sendiri sama Berty Dengah saja,” katanya sambil geleng-geleng kepala tak percaya dengan berita yang menyebutkan keterlibatannya.

Berty Dengah, atau Kum, saat dikonfirmasi membenarkan kalau rumah dan kost-kostan itu adalah milik dari Daniel atau Kid.
“Memang betul tempat itu milik Daniel. Tapi saya yang bertanggungjawab menjaga dan memprakarsai sabung ayam dilokasi itu, bukan Daniel,” ungkap pria yang juga akrab disapa Ko Kim.
Lanjut Ko Kim atau Berty alias Kum Dengah, meminta media untuk tidak melibatkan Daniel dalam peristiwa penggerebekan hari Sabtu 26 Agustus silam.
Rekan-rekan wartawan, tolong luruskan bahwa hari itu Daniel tidak ada ditempat saat terjadi penggerebekan. Dan tolong luruskan juga yang mana antara Daniel dan sabung ayam itu, tidak ada kaitannya. Saya yang penanggung jawab dalam sabung ayam waktu itu,” pungkas Dengah yang memang sudah dikenal oleh setiap penjudi sabung ayam diseluruh Sulut ini.(Jo)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*