Inisiatif Polres Minut Tambal Lubang di Jalan Zero Point di Apresiasi LSM WPITTL, Pemerintah Malah Dikecam

Spread the love
  • 23
    Shares

Jefran: “Salut Buat Polres Minut Yang Lebih Peduli Rakyat Dibanding Pemkab, Pemprov dan BPJN”

MINUT, IdentitasPrime – Lubang-lubang besar dan dalam, menganga di tengah dan tepian jalan Soekarno seputar Minahasa Utara membuat Polres Minahasa Utara (Minut) bereaksi.

Tak mau ada pengguna jalan yang celaka karena terperosok atau bersenggolan dengan kendaraan lain gara-gara menghindari lubang, Sabtu (19/01/2019), sejumlah polisi dipimpin Kabagops, Kompol Aidit Djafar dan Kasatlantas, AKP Heriadi Ismail, melakukan penambalan lubang-lubang jalan disekitar Zero Point Airmadidi-Matungkas.

Kepada wartawan Kabag Ops mengaku upaya ini hanya spontanitas polisi untuk menghindari terjadinya kecelakaan lalulintas. “Kondisi jalan yang berlubang tentunya sangat berbahaya bagi para pengguna jalan, untuk itu kami tambal supaya tidak terjadi hal-hal yang bisa berakibat fatal,” sebutnya.
Ulah polisi berseragam yang begitu peduli terhadap keselamatan masyarakat ini tentu saja menyita perhatian para pengguna jalan.
Akibatnya, nama baik polisi teragkat, dan menuai berbagai pujian.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian anggota polisi terhadap keselamatan pengguna jalan,” ujar Ak Kristian Pontoh pengendara mobil Honda Jazz yang kebetulan melintasi Zero-Point.
Sementara nama polisi mengharum dimata masyarakat, sebaliknya nama dan wibawa pemerintah terkait justeru mendapat penilaian buruk.
“Dimana fungsi BPJN XV, Dinas PU Provinsi Sulut dan Dinas PU Kabupaten Minahasa Utara. Jangan hanya mampu menunggu anggaran saja, tapi ambil inisiatif dong,” sembur John F S Pandeirot Ketua Umum LSM Waraney Puser In Tana Toar-Lumimuut ( Ketum WPITTL) melalui Kepala Departemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Kadepsus Tipikor), Jefran de Yong, Senin (21/1).

Kalau bicara tak ada anggaran, lanjut Jefran, kenapa Polres Minut dapat melakukan kebijakan tanpa harus ada pembahasan dan anggaran segala.
“Sebagai pimpinan di masing-masing instansi, harusnya para Kadis PU dan Kabalai mampu mengambil kebijakan seperti meminta partisipasi dari para kontraktor agar dapat menutup lubang-lubang lainnya yang ada disana-sini, bukan hanya pinter menerima fee hasil perkerjaan dan masa bodoh dengan aset yang ada. Salut buat Polres Minut yang lebih peduli rakyat dibanding Pemkab, Pemprov dan BPJN,” pungkas Jefran.

Terpisah, Kapolres Minut AKBP Alfaris Pattiwael SIK.MH saat dikonfirmasi tentang hal itu membenarkan upaya menutupi lubang di sekitar Zero Point.

Alasan polisi melakukan inosiatif itu dikarenakan kondisi jalan yang berlubang. “Ini tetunya sangat berbahaya bagi para pengguna jalan. Untuk itu kami tambal supaya tidak terjadi hal-hal yang bisa berakibat fatal,” ungkap Kapolres.
Untuk hal lainnya, Kapolres Minut enggan berkomentar lebih. “Tujuan kita hanya satu, mencegah agar ridak terjadi kecelakaan bagi para pengguna jalan. Kalau terkait teknis silahkan di konfirmasi ke Kasat Lantas saja,” tandas Pattiwael tegas namun santun.(Noval)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*