Inspektorat Minut Bidik 5 Desa Terduga Penyalahgunaan Dandes

Spread the love

MINUT, IdentitasPrime – Seperti dituangkan oleh Undang Undang Desa tentang Hak Otonomi Desa melalui Kewenangan Hak Asal Usul dan Kewenangan Lokal Berskala Desa, diantaranya dalam pengelolaan Dana Desa yang merupakan Program pemerintah pusat melalui Kementerian Desa (Kemendes) dengan cita-cita mensejahterakan dan memajukan percepatan pembangunan di kawasan pedesaan, nampaknya hal ini tidak didukung sepenuhnya oleh aparat desa.
Terbukti, di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) 5 desa diduga terjadi penyalahgunaan pengelolaan anggaran berbandrol miliaran rupiah itu.
Bahkan informasi yang diperoleh ke lima desa itu kini telah masuk pada tahapan penanganan khusus (Pensus) dari Inspektorat.
Hal ini ditegaskan Kepala Inspektorat Minut, Umbase Mayuntu.
“Ada lima desa diantaranya:
– Desa Kaasar, Kecamatan Kauditan,
– Desa Wangurer dan
Desa Werot Kecamatan Selatan,
– Desa Talawaan
– Desa Paniki Baru Kecamatan Taklawaan,
Sampai
saat ini tengah dilakukan pemeriksaan dalam proses penanganan khusus,” ungkap Umbase.

Lanjutnya, tindakan ini adalah tinda lanjut laporan masyarakat setempat terhadap dugaan ketidak beresan pemerintah desa mengelola dana desa.
“Ditengarai mereka tidak mengikuti petunjuk teknis yang sudah diedarkan pemerintah pusat. Mulai dari peruntukan, pekerjaan hingga pelaporan penggunaan dianggap tidak memenuhi standar yang ditentukan,” ujarnya.

Inspektorat, kata Mayuntu lagi, sudah menyiapkan tim khusus untuk melakukan investigasi di lapangan langsung serta mengumpulkan data-data yang ada.
“Rata-rata aduan yang masuk dari masyarakat ini, penggunaan dana desa pada tahun 2016. “Dari ke lima desa saat ini masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut, apakah terjadi penyelewengan realisasi pengunaan anggaran. Kita tentunya Inspektorat akan memeriksa secara fisik pekerjaan. Tim yang akan diturunkan ini sudah mengikuti pendidikan dan latihan (Diklat) terhadap pemeriksaan pengelolaan dana desa. Mulai dari perencanaan, pekerjaan serta penyusunan laporan, semuanya akan diselidiki. Kita lihat saja nanti perkembangannya lebih lanjut,” pungkas pejabat senior Minut itu.(Jo)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*