Isye Ein Sassradelat Pontoh Optimis Dengan Partai PSI Maju Pilcaleg Kota Bitung

Spread the love
  • 59
    Shares

Nona; “Haramkan Politik Uang, Ajak Rakyat Jangan Golput”

BITUNG, IdentitasPrime – Gesit, cekatan dan penuh rasa optimistis, Isye Ein Sassradelat Pontoh memilih masuk ke ranah politik Pilcaleg 17 April 2019, bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Wanita cantik yang akrab disapa Nona ini mengaku tertantang maju pilcaleg demi untuk memperjuangkan aspirasi pada umumnya.
“Jika saya terpilih nanti, saya akan meningkatlan bidang pendidikan dan kesehatan selaku vondasi menuju masyarakat sejahtera, dan makmur,” kata Nona singkat, Selasa (09/4).

Nona sang Calon Anggota DPRD dari Partai PSI untuk Kota Bitung, Dapil Maesa, nomor urut 1, juga mengatakan, nasib dan peran perempuan dan anak, masih berada dibawah posisi nyaman.

“Di jaman yang sudah serba modern dimana pemberdayaan perempuan begitu dibutuhkan, sementara di Kota Bitung masih banyak tenaga wanita yang belum terserap karena keterbatasan pendidikan, pelatihan dan pengalaman. Begitu pula anak putus sekolah karena kesadaran orangtua, serta karena keluarga yang masih berada dalam taraf pra sejahtera, itu menginspirasi saya untuk maju pilcaleg ini,” timpalnya.

Pesta demokrasi Pemilu 17 April 2019 tinggal menghitung hari. Olehnya, Isye mengajak masyarakat Kota Bitung, khususnya yang sudah punya hak pilih untuk menggunakan hak pilihnya di TPS.
“Jangan golput. Suara anda menentukan nasib bangsa lima tahun kedepan. Gunakan hak pilih agar tidak menyesal nantinya,” ujar Isye sembari menambahkan pilihlah calon sesuai hati nurani.

Calon anggota legislatif yang diusung dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu mengaku mengecam tindakan politik uang. Sebab politik uang hanya membodihi masyarakat Indonesia, khususnya Kota Bitung.
“Jangan mau dibodohi hanya dengan menerima uang dari oknuk caleg yang meminta untuk memilih dirinya. Hsrsmkan politik bagi-bagi uang. Sebab di balik semua itu, ada tindakan tidak baik yang akan dilakukan oleh oknum caleg yang membagi-bagi uang seperti korupsi,” tandasnya.(Meikel)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*