JALAN TIWELO-MALA BERTAHUN RUSAK BERAT, EKSEKUTIF-LEGISLATIF SANGIHE TUTUP MATA

Spread the love
  • 31
    Shares

SANGIHE, IdentitasPrime – Jalan penghubung Kampung Tiwelo ke Kampung Mala Kecamatan Tabukan Utara, memprihatinkan, karena kerusakakam pada jalan penghubung ini bisa dikata, sudah mencapai lebih dari 50% (limapuluh persen lebih).

Kurangnya perhatian pemerintah lewat dinas berkompoten, akhirnya jalan Tiwelo-Mala setiap saat jadi sasaran umpatan dan cacimaki masyarakat yang sudah jemu warga masyarakat Tiwelo dan Mala, baik mengunakan roda dua maupun roda empat atau pejalan kaki.
“Ada apa dengan pemerintah, kenapa kami seolah di anak tirikan, apa kaami hanya diperhatikan saat kalian membutuhkan suara saat mau pilcaleg atau pilkada saja,” seru beberapa Ibi Rumah Tangga di kedua kampung tersebut.
Sebagai ‘user’, baik Pemkab maupun Dekab Sangihe, sebaiknya jangan membiarkan masalah jalan penghubung dua desa ini berlarut-larut.
Pasalnya, dari rasa tak senang masyarakat, juka tidak ada langkah serius dari ‘user’, masyarakat juga berhak menuntut sebab mereka adalah sumber devisa atau PAD (Pendapatan Asli Daerah), sehingga perlu medapatkan perhatian dari berbagi pihak baik pemerintah.
Menurut Ibu Sri salah satu warga Tiwelo Kampung Mala, untuk permasalahan jalan rusak, itu sudah terlalu lama dibiarkan. “Pemwrintah jangan masa bodoh, sebaiknya berbuatlah demi masyarakat karena masyarakat sudah menderita dengan adanya kerusakan jalan ini, sudah terlalu lama,” seru dia.
Agar pemerintahbtidak dikecam lepas tanggung jawab, timpal Sri, tunjanglah keselamatan pengunaan jalan Tiwelo-Mala dengan cara satu-satunya, yaitu perbaikan.
“Karena keadaan rusak ,apa lagi ditambah musim hujan, maka jalan ini kian bertambah rusak. Sudah tak terhitung berapa kali warga celaka di jalan ini, tapi tak tahu harus bagaimana. Untuk itu, kabulkaan kkeluhan kami, diharapkan kepada pemerintah dan dinas berkompoten punya kepedulian terhadap nasib kami,” pungkas Sri.(Yan’S)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*