Johnny Liuw Yakin Kevin William Lotulung Akan Dipasang Dengan Erol Dungus

Spread the love

Erol: “Saya berharap jadi papan dua-nya Kevin bersama PDIP. Kalau Kevin tidak diusung saya siap maju melawan PDIP”

MINUT, IdentitasPrime – Suhu panas di kubu Partai PDIP yang oleh masyarakat disebut parpol elit, bukanlah isapan jempol belaka.
Pasalnya, partai raksasa yang mampu mengusung Ir Joko Widodo memegang tampuk pimpinan Presiden RI dua kali berturut-turut ini sangat fanatik dan sensitif dalam hal mendisposisi kandidatnya, baik dari Calon pasangan Presiden dan Wapres, sampai ke tingkat bupati/walikota.

Kursi panas pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Minahassla Utara (Minut) yang sejak awal memanas oleh kehadiran sejumlah tokoh ternama seperti Paul Nelwan, Ramoy Luntungan, Joune Ganda dan figur-figur berpengaruh lainnya, kian membuat kursi panas PDIP kian panas saja.

Alhasil, tidak sedikit para kandidat yang berniat maju Pilbup/Pilwabup dari PDIP, terpaksa membuang jauh-jauh impiannya, dan melirik parpol lain.

Namun, elektabilitas PDIP Minut yang masih prematur kembali goyah ketika menyeruaknya dua nama dari waktu dan jaman berbeda namun memiliki power dan dukungan internal cukup kuat untuk bersaing dengan yang lain melalui kendaraan politik, PDIP.

Sebut saja KWL (Kevin William Lotulung), pentolan muda kharismatik PDIP DPC Minut. Kendati dalam usia muda, namun back-ground Kevin tak perlu diragukan lagi.

Sesudah Kevin William Lotulung, melonjak sosok ED (EROL DUNGUS SH), pengusaha sukses dari Ibukota Jakarta berdarah Kalawat-Airmadidi yang menyatakan diri siap maju bertarung di ajang Pemilukada Minut nanti.
Latar belakang pengusaha, manajemen, petarung, hukum, sosial dan budaya yang digelutinya, membuat Erol Dungus yang oleh masyarakat Jakarta kebanyakan menyebutnya dengan sebutan “EROL BAROL”, ternyata kehadiran Ketua Pemuda Pancasila Kota Manado ini mampu membuat gelempar kubu PDIP.

“Saya ingin maju dengan PDIP, kalau KWL maju, saya bersedia pilih jadi wakilnya saja. Tapi, jika KWL tidak diusung dan diganti figur lain, saya siap tinggalkan PDIP, masuk ke partai lain, dan saya lawan mereka,” cuap Erol Dungus yang juga Tonaas LSM Brigade Manguni Minut kepada sejumlah Wartawan Minut, Selasa 25 Mei 2019 silam.
Dipihak yang sama, Johnny Liuw analisis Pemilukada menilai, hanya KWL-ED yang mampu memecah polemik PDIP di pencalonan kepala daerah nanti, mengingat siapa figur dan semua yang ada dibelakang KWL-ED.

“Mungkin banyak orang Minut sudah pernah dengar, siapa KWL, tapi banyak yang belum pernah bertatap muka dengan Putera Calon Anggota DPR-RI, Ibu Adriana Dondokambey ini. Kalu bicara Ibu Adriana, tantu torang iko inga sapa-sapa Ibu Adriana pe kakak-ade,” sindir tetua adat asal Desa Kaima Kecamatan Kauditan ini.

Johnny menilai, KWL pasti diusung oleh PDI karena banyak faktor. Dan KWL paling pantas barpasangan dengan Erol Dungus, dibanding kandidat lain.

“Pertama, Erol fighter, cerdas dan dewasa, sedangkan KWL muda belia, otomatis KWL pasti terima setiap masukan Erol jika mereka menjadi pasangan bupati usungan PDIP. Erol sendiri mempunyai banyak kelelebihan dibanding para kandidat lain dari PDIP.,” tukas Liuw.
Adapun alasan Johnny Liuw sangat setuju jika KWL dipasang sebagai Cabup-Cawabup oleh PDIP, tak lain yakni keduanya mampu memecah ‘kemandulan’ partai raksasa di Minut ini.

“Saya menilai, PDIP justeru partai yang harus bekerja keras demi memecahkan momok yang berlangsung cukup lama ini, yaitu belum pernah bupati terpilih di Minut, kader atau pengurus PDIP Ingat, sejak berdirinya Minut sampai detik ini, belum pernah Paslon yang berkendaraan politik PDIP dipilih rakyat menjadi Bupati Minut. Atau, apakah PDIP masih juga akan mengulang kegagalan-kegagalan yang lalu, padahal para petingginya justeru asal Minut,” tukas Johnny.

Ditanya, kenapa Erol Dungus mengincar papan dua (2), bukannya papan satu (1), ditanggapi Johnny Liuw, itulah bukti sportifitas ED yang tau menjaga etika sebagai tamu di kubu PDIP.
“Erol berarti calon yang tahu diri menerima apa saja kebutuhan Parpol. Dan dengan Erol memilih jadi Calon Wakil dari KWL, siapa lagi pasangan yang mampu mengimbangi kekuatan mereka. Saya yakin KWL dan Erol Dungus di usung oleh PDIP. Apalagi setahu kami, antara KWL dan Erol masih ada hubungan keluarga,” sentil Liuw penuh arti.
Kolaborasi KWL-ED, lanjut dikatakan Johnny Liuw menjadi tanda kutip besar bagi PDIP. Kabulkan permintaan ED, atau kalah lagi di Pilkada.
“Yang pasti seperti dikatakwEan Erol Dungus, dia masuk PDIP jadi pasangan KWL, untuk meraih kemenangan. Dan dari semua calon dari PDIP, dinilai Erol, hanya Kevin yang mampu. Dan lagi, jika pasangan KWL-ED direstui, maka kamipun siap maju mendukung mereka semaksimal mungkin,” pungkas Johnny Liuw.(Meikel)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*