Kajati Sulut Diminta Ungkap Dugaan Korupsi Pengadaan 3 unit Damkar Boltim

Spread the love

Manado, Identitasprime.com – Tak sedikit para bupati di indonesia yang terjerat kasus korupsi, hal ini membuktikan para pejabat negeri ini belum siap untuk menjalankan pemerintahan yang bersih bebas korupsi. Disaat menjabat mereka hidup mewah dan terlihat sosial serta religius namun du usai masa jabatanya tak sedikit juga mantan bupati masuk bui karwna korupsi.

Hal ini dimungkinkan terjadi di kabupaten boltim, pasalanya dimasa sehan salim lanjar menjabat bupati ada aroma korupsi pada sejumlah proyek.

Salah satu yang mencuat adalah proyel Pengadaan tiga unit mobil pemadam kebakaran (Damkar), di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), tahun 2018 lalu, disinyalir berarona korupsi.

Berdasarkan informasi yang ada, proses pengadaan tiga unit mobil damkar jenis Hilux yang dianggarkan melalui dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), tahun 2018, sudah ada pemenang sebelum dilakukan proses tendar. Selain itu, taksiran harga kendaraan yang ada, satu unit kendaraan diperkirakan hanya berkisar Rp 600 Juta per Unit.

Menangapi hal tersebut, Kepala Bagian Umum Pemkab Boltim, Abdal Mamonto mengatakan, Informasi tersebut itu tidak benar. “Proses pengadaan tiga unit mobil damkar, sudah kami lakukan sesuai dengan mekanisme yang ada,” kata Abdal Kamis (6/04/2021) siang tadi.

Disinggung soal pemeliharaan tiga unit kendaraan tersebut, Abdal menambahkan, proses pemeliharaanya tengah dianggarkan melalui dinas terkait. “Pemeliharaan kendaraan tiga unit mobil damkar, itu sudah dianggarkan melalui Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP),” ungkapnya.

Diketahui, Pengadaan tiga unit Mobil Damkar di Pemkab Boltim, tengah dianggarkan melalui dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), pada tahun 2018 dengan total pagu anggaran senilai Rp 3 Miliar.

Aktifis anti korupsi Hendra Jacob angkat bicara, ia meminta Kepala kejaksaan tinggi sulut mendalami informasi dugaan korupsi pengadaan tiga unit mobik damkar yang di duga di markup.

” Saya percaya kejati sulut saat ini lagi semangat semangatnya mengungkap kasus korupsi. Kiranya dugaan korupsi pengadaan 3 unit mobil damkar di kabupaten boltim dimasa kepemimpinan sehan lanjar bisa di ungkap, sebab dugaan korupsi mobil damkar ini ada kaitanya dengan proyek proyek lainya yang juga sangat kuat aroma korupsinya. Tegas Hj.

Ditambahkanya lagi, bahwa Ketika dugaan korupsi pengadaan 3 unit mobil damkar ini terkuak maka saya yakin mantan bupati boltim saudara sehan lanjar akan membuka siapa saja sebenanrnya oknun oknum aparat penegak hukum yang ikut terlibat dalam proyek tersebut. Pasalnya dimasa itu ada oknum oknum aparat penegak hukum yang diduga kuat nyambi proyek. Ketus Ketua LSM HENDRA JACOB POLICE WATCH itu.

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*