KAPOLRES BITUNG TURUN LANGSUNG, PANTAU PENGAMANAN MEGAPROYEK JALAN TOL AER UJANG “GIPER”

Spread the love
  • 38
    Shares

Diguyur Hujan tak halangi pantauan Kapolres & jajaran

BITUNG, IdentitasPrime – Pemerintah melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN), terus menggenjot percepatan pembangunan mega-proyek Jalan Tol Manado-Bitung.
Untuk itu, sebagai aparat hukum yang turut bertanggungjawab atas kelancaran proyek negara berbanderol besar tersebut, Polres Bitung pun selalu siap mengawal suksesnya pembangunan multi nasional ini.
Setelah beberapa waktu lalu pemerintah dan perusahaan pelaksana pekerjaan “betonisasi raksasa” ini usai membayar lahan para pemilik tanah yang terkena Pembebasan Tol, maka hutan kecil yang membatasi Kelurahan Girian Permai (Giper) dan Kelurahan Ranowulu yang oleh masyarakat disebut Air Hujan di rambah.

Namun sesuai keterangan salah seorang staf lapangan BUMN perusahaan pelaksana pekerjaan (PT PP), Hutan air Hujan akan dibenahi paling maksimal karena bakal dibangun fly-over (jembatan).
“Sedangkan mata air ini nantinya akan dibenahi dan ditata berupa beberapa buah pancuran, agar tetap digunakan masyarakat,” jelas pria paruh baya berseragam rompi orange yang minta namanya tidak disebutkan.


Sayangnya, pekerjaan yang diharapkan berjalan lancar, sempat tertahan gara-gara terinformasi bahwa lahan Air hujan ino ada pemiliknya, sementara pemerintah sudah membayar penuh lahan ini kepada pihak lainnya.
Untuk menghindari kemacetan pekerjaan, Polres Bitung pun turun tangan mencari solusi dengan kedua belah pihak, sehingga pada Jumat (20/12), pekerjaanpun dilaksanakan.
Entah kenapa, keesokan harinya (hari ini), terinformasi ada pihak yang melarang pekerjaan tol itu berjalan.

Sekitar pukul 10.00 wita, sejumlah aparat gabungan Polres Bitung, Polsek Matuari dan Polsek Ranowulu langsung turun lapangan sambil mengawasi situasi yang ada.
Polres Bitung gabungan didampingi Camat Girian dan camat Ranowulu dan dua pihak terkait, membahas permasalahan yang terjadi.
“Ada sedikit kekeliruan dan kesalah pahaman, setelah pemerintah mempertemukan semua pihak terkait, pekerjaan dapat dilanjutkan, namun akan digelar upacara adat sebelum dikerjakan,” jwlas Kapolsek Ranowulu AKP Steven Mandey.
Sesaat kemudian Kapolres Bitung AKBP Stevanus M Tamuntuan riba di lokasi, memantau kelanjutan pekerjaan pwmbangunan Tol Manado-Minut-Bitung itu.
Kendati hujan mulai turun, Kapolres dan seluruh jajaran tetap menunggu sampai hujan reda.
Sekitar pukul 13.250 wita, tampak sekelompok warga Kelurahan Ranowulu usai melakukan ritual Adat Minahasa keluar dari lokasi Air Hujan, usai mengelar ritual adat, meminta restu dari para leluhur untuk kelancaran pembangunan tol itu.
“Kehadiran kita disini adalah sebagai penengah antara pihak pemerintah, masyarakat dan BUMN. Setelah semua berlangsung dengan aman tanpa ada pihak yang dirugikan, pekerjaan pun dilanjutkan,” kata Kapolres Bitung.

Dua unit alat berat jenis escavator dan bulldozer dikerahkan melanjutkan pekerjaan menebang beberapa pohon di area itu tanpa ada kendala.
Walau diterpa hujan, Kapolres dan seluruh jajaran yang hadir enggan berteduh.
Perwira menengah berdarah Kawanua (Manado) lulusan SMAN 7 itu nampak begitu menikmati suasana pekerjaan megaproyek itu hanya mengenakan sebuah topi hitam padahal gerimis telah mwmbasahi dirinya.
“Masayarakat sudah memahami, betapa pentingnya pembangunan tol ini. Mari kita saling mendukung agar proyek ini selesai tanpa kendala, agar kelak masyarakat tidak perlu diresahkan dengan kemacetan jalan lagi,” timpal Kapolres.
Lanjut dikatakan pamen jebolan Akpol 1999 ini, menghadapi masalah seperti yang terjadi di Aer Ujang, merupakan tugas paling rumit namun mengasyikkan bagi seorang Anggota Polisi.
“Jalan tidaknya skil seorang polisi sebagai Babin Kamtibmas akan nampak dalam masalah-masalah seperti disini. Satu hal yang patur kita banggakan, masyarakat Sulut mudah didamaikan asalkan kita mampu membangun komunikasi dengan cara yang familiar. Dengan adanya Jalan Tol nanti, kita dapat menempuh perjalanan Bitung ke Manado, dengan waktu yang singkat tanpa ada kendala lagi,” tandas Steven Tamuntuan yang didampingi Kabag Ops, Wakapolres, para Kasat, Kapoksek, dan jajaran Polres Bitung lainnya. (NOVAL)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*