Kapolsek Lembeh Selatan dan Babinsa Papusungan Sukses Mediasi Pihak Bertikai

Spread the love
  • 6
    Shares

MASYARAKAT LEMBEH BLOKIR DERMAGA PENDAPATAN PERAHU TAKSI BITUNG-LEMBEH MENURUN AKIBAT TRIP KAPAL FERI KMP TUDE TX SEHARI

Masyarakat Beri Waktu Satu Minggu 

BITUNG, IdentitasPrime – Dermaga Pelabuhan Feri Kelurahan Papusungan Lingkungaan III Kecamatan Lembeh Selatan Kota Bitung, hari ini diblokir dengan menggunakan perahu-perahu taksi milik masyarakat yang mengatasnamakan kelompok perahu taksi, Jumat (15/2/2019).

Aksi pemblokiran dilakukan masyarakat perahu taksi, karena masyarakat meminta trip kapal Feri KMP TUDE agar dikurangi yang semula 7 (tujuh) menjadi 5 (lima) kali sehari.
“Pemerintah harus menurunkan trip dari 7 kali sehari menjadi 5 kali sehari.Karena dengan trip 7 kali sehari berdampak pada berkurangnya penumpang untuk kami pencari nafkah dengan perahu taksi,” keluh salah satu wakil masyarakat.

Selain itu, masyarakat yang mengatasnamakan kelompok perahu taksi meminta kepada Dirut PD Bangun Bitung agar meninjau kembali kinerja para ABK yang sudah menyalahi aturan pelayaran.

Dirut PD Bangun Bitung pun dengan perwakilan masyarakat perahu taksi melakukan mediasi didampingi Babinsa Koramil 1310-01/Bitung Pelda Adri Sulaiman, di Mapolsek Lembeh Selatan.
Tanggapan Dirut PD. Bangun Bitung Yantje J. Sakul, SE mengenai usulan terkait masalah pengurangan trip kapal Feri KMP TUDE itu tidak bisa dilakukan karena perusahaan akan mengalami kerugian, sebab perusahaan sudah melakukan kontrak dengan Kementerian Perhubungan.
“Masalah kinerja ABK KMP TUDE, saya akan membentuk Tim untuk melakukan investigasi di lapangan,” kata Dirut.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Dirut PD. Bangun Bitung, Yantje J. Sakul SE, Iptu R. J. Lumadung, SH Kapolsek Lembeh Selatan, Pelda Adri Sulaiman (Babinsa Papusungan), Hing (Perwakilan dari masyarakat perahu taksi) dan Rafli Perwakilan masyarakat perahu taksi.

Pukul 10.15 Wita masyarakat perahu taksi membuka pemblokiran dermaga dengan tertib dan aman dengan catatan:

Masalah belum tuntas, masyarakat perahu taksi memberi waktu 1 (satu) minggu kepada kapal Feri KMP TUDE beroperasi dan apabila kinerja para ABK tidak ada perubahan mereka akan membawa permasalahan ini kepada DPRD Kota Bitung.(Noval/Kodim 1310/Bitung)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*