Kas Daerah Bakal Dipindah Dari Bank Sulut-Go ke Bank BRI, Ini Harapan Ketum HIPMI Talaud

Spread the love

Maringka: “Saya optimis kalau kepala daerah yang baru pasti akan membuat gebrakkan mengembalikan kejayaan Bank Sulut-Go di Bumi Porodisa ini”

TALAUD, IdentitasPrime – Wacana pemindahan Kas Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud dari Bank Sulut ke Bank BRI, nampaknya tidak akan berjalan.mulus mengingat adanya pro dan kontra dari berbagai kalangan.

“Bicara perputaran keuangan dan hukum ekonomi, tentu saja kita harus dukung dan petahankan eksistensi bank daerah seperti Bank Sulut-Go dibanding Bank BRI,” turur Christian Maringka Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Ketum HIPMI) Kabupaten Kepulauan Talaud, Rabu (27/02) kepada media ini.

Pihaknya, lanjut mantan Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Talaud ini, masih optimis jika pemerintahan baru bakal mengembalikan kejayaan Bank Sulut-Go di Bumi Porodisa.
“Lain lubuk lain belalang, lain koki lain masakkan. Saya optimis kalau kepala daerah yang baru pasti akan membuat gebrakkan mengembalikan kejayaan Bank Sulut-Go di Bumi Porodisa ini,” ujar Christian Maringka.

Christian Maringka

Ketum HIPMI Talaud asal Kecamatan salibabu yang kembali maju sebagai salah satu Caleg Kabupaten Kupulauan Talaud dapil 3 (Kabaruan-Salibabu) ini juga berharap, harusnya pemerintah dan.masyarakat memajukan Bank Daerah (Bank Sulut-Go, mengingat Daerah punya saham di Bank Sulut-Go ini.
“Makanya saya menghimbau, harusnya kita ke Bank Sulut-Go selaku bank daerah. Dengan memajukan Bank Daerah karena Daerah punya saham di bank ini, berarti secara ekonomi kita dapat memastikan bahwa perputaran uang daerah kita tidak keluar sana, dan dengan begitu daerah malah memperoleh deviden secara otomaris masuk ke daerah pula,” urai Christian Maringka.

Sementara Dirut Bank Sulut-Go, Jefry Dendeng sampai hari ini belum dapat ditemui saat hendak di konfirmasi terkait kepedulian Ketua HIPMI Talaud, Christian Maringka.

Disentil apabila kelak dirinya dipercaya rakyat Bumi Porodisa untuk kembali menjadi wakil rakyat, apa upayanya mencari terobosan untuk meminimalisir biaya transportasi laut/udara rute Manado-Talaud, bahkan anyar pulau, Maringka memastikan akan buat terobosan.
Usaha awal tentunya bangun negoisasi dengan pengusaha, melihat peluang harga BBM yang di gunakan, memisahkan BBM Subsidi atau non Subsidi, karena hal-hal diatas sangat mempengaruhi kecil-besar ongkos operasional baik transportasi laut maupun darat.

Lanjut dikatakan Maringka, negoisasi juga akan diupayakan dengan Gubernur Sulut karena harga transportasi diatur pula oleh PerGub.
“Memang harga hasil bumi yang turun seperti sekarang ini membuat daya bayar transportasi laut dan udara menjadi berat. Jadi perlu adanya kajian kembali, apakah harga transportasi saat ini sudah pas ataukah perlu diturunkan,” pungkas Caleg Dapil 3 Kabuoayen Kepulauan Talaud itu.(Mayored)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*