KENDING: “SEBENARNYA PT MMP MASIH ADA HARAPAN MELANJUTKAN PENAMBANGAN DI PULAU BANGKA, ASALKAN …”

Spread the love
  • 18
    Shares

MINUT, IdentitasPrime – Upaya pihak PT MICGRO METAL PERDANA (MMP) menggugah hari pemerintah dan mssyarakat untuk kembali melanjutkan aktivitasnya memporak-porandakan Pulau Bangka lewat demo memakai jasa beberapa warga, ibarat pepatah “BAGAI PUNGUK RINDUKAN BULAN”, akhirnya kandas sudah.
Demo PT MMP berkedok keinginan warga Pulau Bangka di Kantor Gubernur Sulawesi Utara, telah dijawab langsung oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE.
Siapa sangka kalau seorang Olly Dondokambey malah menolak kelelanjutan aktivitas pertambangan di Pulau Bangka. “Kan sudah final, tak bisa ada aktivitas pertambangan di Pulau Bangka,” tegas Gubernur Olly pada sejumlah wartawan Senin (16/07/2018).

Aktivis Lingkungan Hidup, Maria Taramen beberapa waktu lalu pernah menyampaikan bahwa, sikap PT MMP terhadap masyarakat Pulau Bangka sudah salah dari awal. “Kalau dulu waktu mau masuk kesana, mereka mau ambil hati masyarakat, tidak menyakiti dan menganiaya warga, tak begini hasilnya,” katanya.
Terpisah, Reflin Kending mantan aktivis dan juga salah satu warga Desa Lihunu yang menolak keras kehadiran PT MMP dan pertambangan di Pulau Bangka, lain lagi pendapatnya.
“Kesalahan PT MMP adalah, salah memakai perpanjangan tangan. Kalau mereka mau dengar saran kami dulu, mungkin tidsk jadi sulit begini,” katanya, selasa (17/7).
Menurut Kending, PT MMP masih punya peluang melanjutkan pertambangannya, namun harus melalui beberapa syarat.
“Pertama, ganti rugi lahan warga harus sesuai Register Desa. Kedua, harga ganti rugi lahan harus Rp. 500.000 (limaratus ribu) per meter dibayar langsung kepada pemiliknya, disaksikan tapi tidak bisa di intervensi pemerintah dan aparat. Kalau tidak bisa mengikuti syarat itu, pasti PT MMP tak ada haran melanjutkan usaha mereka,” tegas Reflin Kending.(7o)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*