Kezia Terima Bantuan Dari ‘Brotherhood Of Dobos 90’

Spread the love

Shandy: “Semoga ini berlangsung sampai akhir hayat”

SULUT, IdentitasPrime – Kamis (25/8), Shandy P Simbuang – Wurara yang sudah berhari-hari menunggui puterinya Kezia Elisabeth Simbuang (4), terbaring sakit disalah satu ruangan Rumah Sakit Lembean Kecamatan Kauditan Minut, kaget oleh kehadiran seorang pria tak dikenalnya.
Pria 40-an tahun berpakaian santai namun rapih itu memperkenalkan diri sebagai salah satu ASN di PEMKAB MINUT bernama Edwin Kalalo. Sayangnya, John ayah dari Kezia saat itu tidak ada ditempat.
“Ini ada sedikit oleh-oleh dari komunitas Alumni SD Fratoer Don Bosco. John Baker Simbuang ayah Kezia adalah bagian dari kami.
Dan ini saya serahkan untuk adik Kezia. Doa kami semua, semoga ade Kezia lekas sembuh,” tutur Edwin Kalalo sembari menyerahkan sebuah amplop putih kepada Ibu Shandy.

Dalam kebingungan dan haru, Shandy menerima amplop dan mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Alumni SD Frater Don Bosco yang dikemas dalam group Brotherhood Of Dobos 1990.
“Terima kasih ya atas perhatian dan bantuan buat Kezia. Semoga persaudaraan ini berlangsung sampai akhir hayat,” ucapnya.

Terpisah, Rainier Loprang selaku Ketua Umum Alumni Brotherhood Of Dobos 90 yang saat itu didampingi Sekretaris Reymond Monareh dan Bendahara Wong Kwe Chen, mengatakan bantuan itu adalah hasil kumpulan beberapa rekan seangkatan dan sekelas yang dapat dijangkau dengan sarana komunikasi.
“Group ini kami bentuk agar tali persahabatan dan persaudaraan kami tidak akan putus sampai dimasa sekolah saja, tapi terus berlangsung selama kami semua masih hidup di dunia,” ujar Reiner diamini Reymond dan Wong.

Perlu diketahui bersama, Group Alumni Brotherhood Of Dobos 90 ini sudah eksis mengulurkan bantuan bagi anggotanya yang dililit masalah.
Bahkan tidak jarang bantuan yang ada turun juga ke masyarakat umum, secara langsung maupun tidak langsung.
“Yang pasti, apa yang mampu kami lakukan untuk kebersamaan kami, pasti kami lakukan sebisanya,” timpal Wong Kwe Chen selaku Bendahara Group Alumni Brotherhood Of Dobos 90.

Sikap peduli sesama anggota group ini, lanjut Wong, terlahir dari rasa kepedulian dan kebersamaan kendati angkatan mereka itu terdiri dari multi etnis.
“Kami sama-sama merasakan kebersamaan kami semasa di bangku SD dulu. Puluhan tahun berpisah, ternyata kami masih saling kenal. Semoga apa yang kami perbuat ini, biarlah jadi teladan juga bagi group-group yang lainnya, agar soliditas BHINEKA TUNGGAL IKA, tertanam dihati kita sebagai Bangsa Indonesia yang satu,” tandas pria tampan berdarah China-Amurang itu.(Jo)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*