KH Ma’ruf Amin Diminta Mundur Dari Jabatan Ketua MUI Karena Jadi Cawapres

Spread the love
  • 2
    Shares

JAKARTA, IdentitasPrime – Cawapres KH Ma’ruf Amin yang akan mendampingi Capres Jokowi, saat masih aktif sebagai ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2015-2020.
Hal ini menimbulkan polemik, dimana ada masyarakat, seperti Persaudaraan Alumni 212, yang meminta KH Ma’ruf Amin untuk mengundurkan diri setelah sah menjadi Cawapres,  Sebab MUI merupakan lembaga keagamaan yang diminta untuk tetap menjaga independensi, sesuai anggaran dasar HUI, dimana pasal 3 berbunyi bahwa MUI adalah lembaga independen.
Sementara itu, Pasal 6 menyebutkan bahwa MUI adalah penghubung umat dengan umara (pemerintah) dan penerjemah timbal balik kepentingan ulama dan umara.
Terkait hal itu, KH Ma’ruf Amin mengatakan bahwa ada mekanisme diorganisasi terkait hal itu. “Nanti diproses secara organisatoris, tidak minta mundur, tidak dimundurkan. Gitu loh,” kata Ma’ruf Amin di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Minggu, (12/8/ 2018).
Selain PA 212, Anggota Komisi VIII Sodik Mudjahid Juga meminta Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Ma’ruf Amin mundur dari jabatannya.
“Dengan posisi sebagai cawapres, dari suatu kelompok koalisi partai yang akan berlomba dalam perlombaan pilpres, maka sudah tidak lagi berada pada posisi independen, atau setidaknya sulit untuk bersikap independen dalam memimpin MUI,” kata Sodik. (Red)

@. Kutipan dari HMSNews Politik by Editor Berita – 13 Agustus 20180

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*