Ko Andi Todong Senpi Didepan Umum, GMBI Harap Polisi Tuntaskan Kasus Ini

Spread the love

MANADO, IdentitasPrime – Marak di sosmed seseorang big bos salah satu tempat cuci mobil di Kota Manado mengamuk dengan menggunakan senjata api sejenis air sofgun, disalah satu rumah warga yang kebanyakan oma-oma dan ibu-ibu. Pasalnya, didalam rekaman video yang di unggah salah satu warga, seorang pengusaha mengancam seisi rumah dengan menggunakan senjata api.

Dalam permasalahan ini Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat bawah Indonesia (GMBI) Sulut, tidak terima perlakuan tersangka karena tidak sesuai dengan norma.

“Kami akan menggawal persoalan ini sampai di Polda. Apa bila dari pihak tertentu akan membela seorang pengusaha, kami akan turun, ” tegas ketua GMBI Sulut Howard Hendrik Marius Minggu (1/10)

Pihaknya, lanjut Howard, akan menyerahkan kepada pihak yang berwajib. Terutama Polda Sulut untuk usut tuntas permaslahan ini.
“Kami (GMBI) tinggal tunggu dari pihak Polda. Apabila tidak di tindak lanjuti maka, kami akan turun langsung. Dan terlebih khusus kita minta petugas mengusut kepemilikan senpi dari pengusaha tersebut, “tukas aktivIS yang akrab disapa Bung Pengky itu.

Apabila pemilik senpi itu tidak memiliki ijin, timpal dia, maka akan dikenakan UU darurat no 12 tahun 1951 mengatur bahwa siapa yang menyalahgunakan senjata api dapat dihukum mati atau hukuman seumur hidup.
“Senjata api yang dimiliki pengusaha tersebut tidak memiliki ijin, maka akan dikenakan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 mengatur bahwa barang siapa yang menyalahgunakan senjata api dapat dihukum dengan hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara setinggi-tingginya dua puluh tahun, ungkapnya.

Sampai sekarang belum ditangani oleh pihak kepolisian. Maka, masyarakat jalan Siswa Lorong Passo spontan demo didepan tempat cuci mobil In-Out Manado. Terkait kemarahan masyarakat karena perbuatan pengusaha cuci mobil In-Out asal makassar Ko Adi Gunawan yang telah melakukan pengancaman didalam rumah dengan menggunakan senjata api.

Sejumlah warga berteriak-teriak untuk tangkap Ko Adi Gunawan pemilik tempat cuci mobil In-Out. Karena sampai saat ini belum di tangkap atau ditahan oleh kepolisian.

“Masyarakat juga meminta tempat usaha Ko Adi Gunawan keluar dari daerah mereka krn sangat meresahkan warga disebabkan ancaman senjata api oleh Ko Adi Gunawan terhadap masyarakat setempat, “ujar warga yang tidak mau sebutkan namanya.(Red)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*