Komisi B ‘ Warning ‘ SKPD Dalam Hearing Terkait Nasib 128 KK di Kelurahan Manente dan Kampung Utarano

Spread the love
  • 13
    Shares

 

Yan Salasa: “Ingat Slogan MEMBANGUN DENGAN KASIH”

SANGIHE, IdentitasPrime – Rapat dengar pendapat komisi B dan degan instansi terkait bersama warga masyarakat Kelurahan Manente (Tahuna) dan Kampung Utarano Tabukan Utara (Tabut), dibuka langsung oleh Ketua Komisi B, Ferdy Sanedu, dan personel angota Komisi B DPRD dan sejumlah SKPD terkait.
Saat mengemukakan pendapat dalam rangka penyampaian pendapat, salah satu sumber warga masyarakat Kecamatan Tabut, Kampung Utarano, Dedy Tampulungan angkat bicara. Mengenai sejumlah bantuan rumah agar dapat terjawab, sebab sejak tahun 2007, Kampung Utarano adalah salah satu kampung mengalami musibah banjir bandang hingga dari peristiwa ini tersebut, ada kurang lebih 128 KK yang kehilangan tempat tinggal.

“Sejak tahun 2009, ke128 kk mendapat SK dari bupati hanya sebatas ‘HAK PAKAI’ karena hal ini perlu disampaikan pada komisi B. Kiranya dari kondisi yang ada kiranya dapat ditindak lanjuti oleh pemerintah yang ada karena STASTATUS KEPEMILIKAN RUMAH sampai saat ini banyak masyarakat enggan memperbaiki kondisi rumah karena suatu saat akan digusur Tegas ” Dedi.

Ditempat yang sama perwakilan anggota DPRD dapil Dua Asbula Lawendatu Angkat bicara. Selaku anggota DPRD komisi B kabupaten Sangihe, ia mengusulkan kepada pempinan komisi memberikan rekomodasi kepada pemerintah dalam pembuatan SK Bupati berkaitan degan penyerahan aset berupa sertifikat bangunan kepada masyarakat yang belum diserahkan sejak bencana tahun 2002 (Manente) dan tahun 2007 kampung utarano,naha,moade.
“Dinas sosial selaku permohonan kepada bupati, telah menerima syarat untuk diserahkan kepada masyarakat berupa sertifikat tanah dan bantuan rumah yang bekerja sama degan institusi yang terkait termasuk badan pertanahan nasional sehingga proses penyelesaian sertifikat dapat diselesaikan degan cepat,” harap Asbula.
Lanjut dia, sebaiknya rapat disepakati penyerahan sertifikat tanah dan rumah bantuan bencana akan diselesaikan degan batas waktu sampai akhir tahun 2018 karena bantuan tersebut sudah melewati tiga kepempinan.
“Kami berharap Bupati yang baru (Djabes E Gaghana), dapat merealisasikan warga Manente dan Kampung Utarano Kecamatan Tabukan Utara, pungkas Asbula.
Terpisah, Yan Salasa Amd.PI, aktivis senior Kabupaten Sangihe, angkat bicara. Ia berharap pemerintah terpilih Jabes Ezar Gaghana,SE,ME dan Helmud Hontong SE, dapat memfasilitasi kepentingan warga masyarakat Manente dan Kampung Utarano Kecamatan Tabut, karena semua ini demi kepentingan masyarakat.
“Segeralah menindaklanjuti kepentingan rakyat, karena pemerintah terpilih saat ini sedang memimpin Kabupaten Sangihe, degan slogan “MEMBANGUN DENGAN KASIH”. Kiranya persoalan ini dapat ditangapi dengan serius,” tandas Yan Salasa, singkat namun padat.(Redaksi)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*