Likupang Berdarah Jelang Perpisahan Tahun

Spread the love
  • 25
    Shares

Diduga Mabuk, Mengamuk, Ditegur Teman Malah Memukul, Nelayan Kampung Ambong Akhirnya Tewas Diujung Pisau Dapur

MINUT, IdentitasPrime – Peristiwa pembunuhan kembali hiasi lembaran akhir tahun 2017, pada Minggu (31/12) sekitar pukul 14.10 wita di Desa Likupang Kampung Ambong Jaga V Kecamatan Likupang Timur, yang menewaskan pria Deni Rumetor (36).

Berkat kesigapan aparat Polres Minut di Polsek Likupang, polisi langsung menangkap pria Oskar Abidul (29), Warga Desa Likupang Kampung Ambong, yang diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan tersebut.

Kapolres Minut, AKBP Alfaris Partiwael SIK. MH melalui Kasat Reskrim AKP Ronny Maridjan membenarkan peristiwa berdarah di Kecamatan Likupang Timur itu, Minggu (31/12), pukul 22.00 wita.
“Saat menerima informasi, ada pertikaian, maka KSPK Bripka Otniel Patarima dibantu Personil Pos Pam Natal dan Tahun Baru, langsung turun ke Desa Likupang Kampung Ambong, dan lakukan olah TKP, ” beber Maridjan.

Minggu 31 Desember 2017 pukul 11.00 wita, bersama pria Yanto Mandak dan teman lainnya, Tersangka minum miras Valentine dirumah Tonaas Pajeko Veki Hagel. Sekitar pukul 13.45 wita bermaksud pesiar di rumahnya Lesman Polakian.
Sampai didepan rumah Lesman, Tersangka melihat Deni Rumetor (korban) memakai bambu sedang berontak, dan Tersangka Oscar Abidul menegurnya karena menganggap mereka adalah sesama teman satu pajeko.

Tak terima ditegur Tersangka, korban malah mengajak Tersangka berkelahi, sembari memukuli Tersangka dengan bambu.
Akibat menangkis bambu yang di ayun korban, kepala dan lengan kiri Tersangka luka.
Merasa terdesak, Tersangka lari kerumah mengambil pisau dapur di tempat rempah-rempah rumahnya, namun ia sempat ditegur istrinya Anatje Pareho.
“Tersangka menunjukkan luka ditangan kiri dan di kepala karena dipukul bambu oleh korban,” ujar Maridjan.

Kemudian Tersangka lari keluar sambil memegang pisau dengan tangan kanan, mendapati korban masih memegang bambu. Menariknya, korban menghadang dan kembali memukul Tersangka di bagian kepala hingga ia terjatuh.
Tersangka bangun dan lari namun dikejar korban, hingga jatuh namun langsung berdiri.
“Saat korban akan memukul pakai bambu lagi, Tersangka menusuk pisau ke dada kiri korban, kemudian mencabut pisau itu sambil lari, sedangkan korban terduduk ditempat itu,” timpal Kasat Reskrim.

Sekitar pukul 14.30 wita Bripka Otniel Patarima dan Pos Pam menangkap Tersangka di rumah Veki Hagel Tonaas Pajeko di Likupang Kampung Ambong dan mengamankan di Polsek Likupang.

“Sesuai hasil olah TKP dan BAP terhadap Tersangka, maka kesumpulan sementara, penyebab kejadian itu adalah, Tersangka merasa sakit dipukul dengan bambu oleh korban, pulang ambil pisau, dan saat dipukul kembali, karena kesakitan diserang dan dipukuli lagi, Tersangka menusuk korban dengan pisau ditangannya. Dengan demikian perbuatan Tersangka mengarah pe Pasal 338 Acaman hukuman paling lama 15 tahun penjara,” pungkas AKP Ronny Maridjan.(Jo)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*