Lomba Caka-Caka Tim Penggerak PKK , Kecamatan Kalawat Raih Juara

Spread the love

Caption. Tim dari Kecamatan Kalawat yang diwakili Desa Kolongan Tetempangan foto bersama dengan Wabup Minut Ir Joppi Lengkong, Ketua Tim Penggerak PKK Minut, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Kalawat, Camat Kalawat, para juri dan pengurus PKK Minut usai meaih juara.

MINUT, IdentitasPrime – Tim Penggerak PKK Kabupaten Minahasa Utara menggelar lomba Caka-Caka se-kabupaten Minahasa Utara Selasa (22/8) di pendopo kantor Bupati.
Sebanyak 8 tim sebagai utusan Kecamatan unjuk aksi menampilkan gerakan-gerakan variasi terbaik untuk meraih juara. Tim penilai dari para pengawas Dinas Pendidikan Minut masing-masing, Nortje Tangkudung S.Pd MM, Dra Reny Anthony MM dan Julia Takalao S.Pd MM.
Keluar sebagai juara I Kecamatan Kalawat yang diwakili Desa Kolongan Tetempangan dengan nilai 1700, Kecamatan Dimembe nilai 1635 dan Talawaan dngan nilai 1480.
Ketua Tim Penggerak PKK Minut Jeivy Wijaya STh mengatakan lomba ini dilaksanakan dalam rangka ikut memeriahkan HUT Proklamasi RI ke -72, sekaligus juga melaksanakan kalender kerja rutin PKK Minut. “Tim yang ikut serta adalah yang terbaik melalui hasil seleksi di kecamatan masing-masing, selain itu ini adalah agenda rutin PKK Minut. Saya sangat berterima kasih akan antusias peserta. Bagi juara, saya sampaikan selamat, namun yang belum tentunya kiranya lebih berusaha menampilkan yang terbaik pada kesempatan berikut,” ujar Wijaya didampingi Wabup Minut Ir Joppi Lengkong yang adalah suami dari Ketua Tim Penggerak PKK Minut.
Dalam lomba caka-caka ini diperkenalkan juga gerakan-gerakan poco-poco nasional yang terdiri dari 8 gerakan seni budaya nusantara dan poco-poco olahraga yang terdiri dari 9 gerakan cabang olahraga oleh Instruktur Federasi Olahraga Kreasi Budaya Indonesia (FOKBI) Sulut. Instruktur senam dan tari poco-poco nasional dan poco-poco olahraga Ireine Taroreh menyambut gembira akan perkembangan olahraga kreasi budaya yang ada di Minut,
“Kiranya kegiatan ini terus dilaksanakan dan menjadi agenda rutin. Karena saat ini Poco-poco berpotensi dipertandingkan secara nasional, karena telah diciptakan poco-poco nasional dan poco-poco olahraga yang dikemas dalam satu paket,” jelas pengurus FOKBI Sulut ini.(Jo)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*