LSM BADAI Sesalkan Kinerja BPJN XV Terkait Pembiaran Jalan Rusak di Depan SMPN I Airmadidi

Spread the love
  • 67
    Shares

Walukow: “Yang di sembur warga adalah bupati dan gubernur, padahal ruas jalan itu adalah kewenangan BPJN XV”

MINUT, IdentitasPrime – Keadaan jalan di ruas jalan Sukur – Watudambo yang sudah rusak bertahun-tahun, akhirnya disikapi serius oleh pihak BPJN XV, yang langsung menggelar perbiakan di akhir tahun 2017 silam.
Alhasil, ruas Jalan Nasional Satuan Kerja Wilayah (Satkerwil) I yang menghubungkan Kota Manado dan Kota Bitung ini, menjadi baik.

Namun sangat disayangkan, dari upaya BPJN XV Satker Wilayah I memelihara jalan di wilayahnya (termnasuk ruS jalan Airmadidi red-).

Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat Barisan Garuda Indonesia (LSM BADAI), Franky M Barents melalui Ketua LSM Badai Minut, Toar Walukow menyesalkan profesionalisme kinerja BPJN XV terkait keadaan jalan depan SMPN I Airmadidi itu.
“Sebagai lembaga vertikal dari Kementerian PU, fungsi pengawasan dari BPJN XV saya sebut belum profesional. Dimana kerja maksimal BPJN XV terhadap ruas jalan nasional di Minut, padahal mereka sudah tahu bahwa Gubernur Sulut saja orang Minut,” sentil Walukow.

Pihaknya, lanjut Ketua LSM BADAI Minut, Toar Walukow, sudah lelah mendengar keluhan masyarakat Minut, karena masyarakat kurang paham dengan komposisi wilayah jalan.
“Warga mengeluh kecewa dengan sikap Bupati Minut dan Gubernur Sulut karena membiarkan jalan sepanjang kurang lebih 100 meter itu. Yang di sembur warga adalah bupati dan gubernur, padahal ruas jalan itu adalah kewenangan BPJN XV,” sorot dia.

Walukow berharap, pihak BPJN XV Sulut-Go tidak tinggal diam dengan keadaan jalan di batas Kelurahan Sukur dan Kelurahan Sarongsong Dua itu.
“Sebaiknya BPJN XV menuikapi serius masalah jalan ini. Masalah ini hanya sepele, tapi kalau dibiarkan berlarut-larut, dan ada korban laka lantas disitu, siapa yang bertanggubgjawab,”tandas Toar.

Terpisah, Kabalai BPJN XV, Riel Mantik ketika dikonfirmasi via nomor Whats-app nya, tidak menampik hal itu. “Iya, saya tahu bagian itu belum sempat diperbaiki. Itu bukan kelalaian atau kesengajaan, tapi kami ada pergantian Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) nya, dan segera kita perbaiki,” jelasnya padat namun singkat.(Jo)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*