LSM WPITTL Minta Polresta Manado Tutup Praktik Judi Berhadiah Rokok di Pasar Malam Mega Mas

Spread the love
  • 76
    Shares

Diduga Kuat Lewat Iwan, T-rez dan Ma-yani Mampu Bungkam Aparat Dengan Ijin…?

MANADO, IdentitasPrime – Sikap garang aparat polisi memberantas judi di Kota Manado, belum membuat jera para bandar permainan seperti toto gelap (togel) bahkan sampai judi online. Pasalnya, tidak jarang aparat meringkus dan memproses hukum para bandar maupun pengecer judi togel, mengingat permainan tersebut sudah di cap sebagai penyakit masyarakat (pekat).
Namun kendati aparat kerapkali mempertontonkan wibawanya, ternyata masih ada praktik perjudian meraup untung besar-besaran berkedok permainan ketangkasan di Kota Manado yang aman dan diduga kuat menjadi ATM aparat tertentu.

Wahana Pasar Malam Keliling, ditengarai menggonceng permainan judi ketangkasan BOLA GILING BERHADIAH ROKOK. Sesuai hasil investigasi wartawan, ada tiga oknum pengelolah yang sudah berbagi tugas mengamankan perjudian itu di wilayah hukum yang mereka buka.
“T-rez adalah pemilik usaha pasar malam, Ma Yani bertugas sebagai pimpinan dalam operasional, sedangkan Iwan tukang lobi dan setor ijin aparat,” tutur salah satu mantan karyawan yang minta namanya tak disebutkan.
Aparat, lanjut sumber mengeluarkan IJIN KERAMAIAN untuk Sarana Hiburan Pasar Malam saja.
“Setahu saya setoran untuk Ijin Keramaian itu cukup besar, dan uang itu bisa mencapai puluhan juta. Selain Ijin Keramaian, tak ada lagi ijin lainnya, apalagi untuk ijin permainan berhadiah rokok seperti ini,” tandas lelaki itu.

T-rez dan Mayani sangat terkenal dihampir seluruh pelosok Sulawesi Utara. Bagaimana tak dikenal, dimana ada pameran atau pasar malam disitu pasti wahana hiburan milik T-rez diselenggarakan dengan menggonceng permainan judi ketangkasan berhadia rokok.
Perlu diketahui bersama, beberapa waktu lalu Polres Minahasa pernah menutup atau menghentikan permainan judi berkedok asah otak itu di Pameran HUT Minahasa karena sudah meresahkan masyarakat setempat. Namun karena kelihaian T-rez dan Mayani serta Iwan sang tukang lobi, maka di kawasan Megamas judi berkedok Pasar Malam itupun dibuka secara terang-terangan.
“Bukanmain, berarti Polresta Manado sudah tidak melarang perjudian dong. Berarti boleh dong kita jual togel atau buka sabung ayam, berkedok berhadiah rokok,” Wakil Ketua Umum LSM Waraney Puser In Tana Toar-Lumimuut DPB Sulut, Alfian Posumah, Jumat (14/12).

Lanjut Alfian, judi berkedok berhadiah rokok ini beroperasi terang-terangan di keramaian sudah seminggu. Orangtua sudah kerepotan melarang anak merokok, malah praktik judi berhadiah rokok dan memperkaya diri sambil merugikan orang lain dipertontonkan secara terbuka, sehingga menuai tanggapan miring masyarakat.
“Setahu kami, bberapa bulan lalu di salah satu Ruko di Megamas, Pak Kapolresta Manado sendiri memimpin penggerebekan permainan elektronik ketangkasan berhadiah barang. Itupun berada di ruko lantai dua, kenapa ini ditengah lapangan malah didiamkan saja,” sembur Posumah.
Daripada masyarakat menduga yang bukan-bukan terhadap polisi, Alfian Posumah meminta Polresta Manado menutup permainan hibiran Bola Giling dan Bola Adil serta Rolet di Pasar Malam tersebut.
“Silahkan pasar malam itu berlanjut, karena masyarakat butuh hiburan. Tapi judi berhadiah rokok itu harus dihentikan. Jika dibiarkan terus beroperasi, masyatakat akan menganggap polisi tebang pilih,” tandas Posumah.

Sampai bwrita ini terbit, T-rez dan Mayani pengusaha Judi Berkedok hsdiah rokok yang bernaung dibawah Ijin keramaian Pasar Malam di Kawasan Megamas tak dapat dijumpai. Meurut karyawan mereka, keduanya sedang keluar daerah. (Noval)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*