MIRIS… TANPA DIHADIRI EKSEKUTIF, PROSES PAW DUA LEGISLATOR MINUT, AKHIRNYA DI SAHKAN

Spread the love

Norris: “Eksekutif Tak Hadir, Apalagi Anggota Dewan Itu saya sebut Tidak Tahu Diri”

MINUT, IdentitasPrime – Gonjang-ganjing hak internal parpol terkait Pergantian Antar waktu (PAW) 2 legislator Minut yang molor gara-gara berbagai faktor di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Minahasa Utara (DPRD Minut), akhirnya digelar juga pada Senin (17 Juni 2019) sekira Pukul 11.45 Wita.

Ketua DPRD Minut, Berty Kapojos S.Sos, memimpin secara tunggal Rapat Istimewa Paripurna Dalam Rangka Pengambilan sumpah dan Janji Pengganti Antar Waktu (PAW), dua anggota DPRD, yakni:

Novilia Kacomba STh menggantikan Yosep Dengah (Fraksi Partai Hanura), dan David Tombeng menggantikan Sintia G Rumumpe (Fraksi Partai Gerindra).

Turut hadir dalam tajuk PAW tersebut, masing-masing:

– AKBP Jery Ronal P Siagian SIK ( Kapolres Minut)
– Mayor Inf Rich Pusung ( Pabung Minut)
– Rustiningsih ( Kajari Minut)
– Pihak PN Airmadidi
– Para anggota DPRD Kab Minut
– Ketua KPU Minut, Stella Runtu dan para Komisioner KPU
– Rocky Ambar (Komisioner Bawaslu (Minut) dan Para Staf
– Para Pwk/LO Parpol peserta Pemilu 2019

Diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, disusul Pembukaan Rapat Paripurna secara resmi Oleh Ketua DPRD, Pengambilan Sumpah oleh Ketua DPRD, Penandatanganan berita acara, Penyematan SK Gubernur, PAW ditutup dengan Doa.

Dalam sambutan Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Minut Berty Kapoyos membacakan, Berdasarkan Keputusan Gubernur Sulawesi Utara no 524 Thn 2018 tentang peresmian pengangkatan pengganti antar waktu Novilia A I Kacomba STh menggantikan Joseph Dengah sebagai Anggota DPRD Kabupaten Minut, dan Keputasan Gubernur no 543 Thn 2018 tentang peresmian Pengangkatan Pengganti Antar Waktu, antara David Hanny Tombeng menggantikan Shintia Gelly Rumumpe sebagai Anggota DPRD Kabupaten Minut.
“Dengan demikian, Novilia A I Kacomba Sth dan David Hanny Tombeng, telah memenuhi syarat untuk di ambil sumpah dan janji sbgi anggota DPRD Kabupaten Minut, Pengganti Antar Waktu ( PAW),” ujar Kapoyos.
Lanjutnya, dengan demikian, Novilia A I Kacomba dan David Hanny Tombeng, secara resmi kami sahkan menjadi Anggota DPRD Kabupaten Minahasa Utara (Minut), semenjak surat Keputusan ini dibuat.
Usai selebrasi PAW, hadirin pun menjabat tangan kedua Anggota Dewan Minut tersebut.
Satu hal yang patut disesalkan, proses PAW dua (2) Anggota Legislatif Minahasa Utara hari ini terdapat banyak keganjilan.
Selain Wakil Ketua Dewan dan Sekwan tidak tampak, para Eksekutif bahkan para Tenaga Harian Lepas (THL) di Dekab dan Sekab, tidak ada satu orangpun yang kelihatan.
“Ada apa dibalik semua ini, seakan semua pada ketakutan. Saya jadi bingung, kenapa Eksekutif harus takut, sementara SK PAW ini sesuai prosedur dan sudah ditanda tangani Gubernur Sulut. Mana lebih tinggi jabatannya, Gubernur atau pimpinan kalian,” sembur aktivis Norris Tirayoh.

Lucunya lagi, selain Wakil Ketua Dewan tidak hadir karena sesuatu dan lain hal, beberapa anggota dewan juga tidak hadir, sejumlah oknum mendapati beberapa ketua partai dan anggota dewan lain hadir, namun tidak masuk ke ruang Paripurna mengikuti proses PAW tersebut.
“Eksekutif yang Tak hadir, Apalagi Anggota Dewan, Itu saya sebut Tidak Tahu Diri. Ini adalah agenda resmi. Kan semua yang dipakai mereka itu bersumber dari biaya negara, kenapa hadir tapi takut masuk Kalau bahas anggaran, paling ribut,” tandas Norris pedas.

Sementara, ditempat yang sama, Denny Lolong Ketua DPC PDIP Minahasa Utara, ketika dimintai tanggapan tentang proses PAW yang pincang ini, hanya tersenyum enuh arti, enggan memberi tanggapan.(Meikel)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*