Pasangan Albert Bolang dan Sarjan Maramis Optimis Mampu Dulang Suara Pemilih di 7 Kecamatan

Spread the love

MINUT, IdentitasPrime – Waktu penjaringan kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara, menghangat dan dapat diprediksi, akan memunculkan Pasangan Calon (Paslon) sekitar enam bahkan sampai (7) Paslon.
Dari ke-7 Paslon yang digadang-gadangkan itu, masing-masing adalah;

1. Sompie Singal dan Joppi Lengkong
2. Kevin Lotulung dan Erol Dungus
3. Paul Nelwan dan Stendy Rondonuwu
4. Joune Ganda dan Kevin Lotulung
5. Sinthya Rumumpe dan Denny Wowiling
6. Ramoy Luntungan dan Johan Mandagi.

Nama-nama Paslon diatas, baik yang lama maupun beberapa pendatang baru, tentu saja melahirkan atensi tersendiri bagi masyarakat Minut, mengingat dari sisi elektabilitas, popularitas, kualitas, maupun segi ekonomi, kesemuanya sudah tak perlu diragukan lagi.
Menariknya akhir-akhir ini menyeruak lagi nama pasangan baru, namun memilikki hubungan kekerabatan yang dapat dikata, tergolong besar di Kabupaten Minahasa Utara ini.

Bolang-Maramis (Albert Bolang dan Sarjan Maramis). Dua nama pendatang baru di kancah Pemilu ini tidak bisa dipandang sebelah mata.
Pasalnya, kendati Albert Bolang adalah Putera Talawaan, namun silsilah kekerabatan dan kekeluargaannya, merupakan salah satu marga besar di Tanah Tonsea (Minut).
Marga Bolang sangat besar dan tersebar di Kecamatan Talawaan, Kecamatan Dimembe, Likupang Selatan, Airmadidi, Kalawat dan Kecamatan Kauditan.

Sementara Sarjan Maramis yang disebut sebagai figur paling cocok berpasangan dengan Albert Bolang, sejatinya adalah tokoh muda produk asli Likupang, dengan kekerabatan yang besar pula.

Dalam hal kualitas dan kuantitas, Sarjan Maramis tak perlu diragukan lagi. Pasalnya, kendati baru berusia sekitar 46 tahun, Alumnus SMAKR YPKM Manado ini sudah dua kali terpilih menjadi Hukumtua Desa Likupang Dua yang dikenal merupakan salah satu wilayah dengan konstalasi politik terpanas ini.

“Disamping aktif dalam kerukunan Hukumtua se Minahasa Utara, dia juga dikenal mantan aktivis pembela kaum nelayan dari HNSI Minut, serta aktif dalam kerukunan Islam di Minut,” terang Pak Isra warga Likupang.

Lanjut Isra, bukan itu saja, Sarjan Maramis juga dikenal sangat vokal dalam menyuarakan keadilan serta nasib para petani kawasan Likupang Raya.
“Tahun 2010 silam Kumtua Sarjan pernah menentang PT MSM/TTN terkait CSR dan MoU. 2011 dia juga pernah memimpin aksi tanam pohon pisang di ruas jalan Likupang, karena jalan sudah rusak parah, namun tidak disentuh Pemprov Sulut waktu itu,” timpal Pak Isra.

Sesuai hasil tatap muka media ini, Albert Bolang SH tidak menampik kalau ia siap maju dalam Pemilikada Minut nanti.
“Iya, saya pasti maju Pemilukada Minut nanti sebab lima (5) tahun silam saya juga hendak maju, namun belum beruntung. Jadi untuk kali ini, saya sudah siap maju. Tinggal masalah partai dan pasangan saya saja nanti,” aku Bolang.
Ditempat terpisah, Sarjan Maramis sendiri membenarkan kalau ia punya kerinduan maju Pemilukada, walau hanya papan dua alias Cawabup (Calon Wakil Bupati) saja.
“Mau papan satu atau papan dua, itu bukan target saya. Yang utama bagi saya adalah, salah satunya saya ingin menjawab kerinduan masyarakat pesisir Likupang-Wori dan Kepulauan Likupang, untuk memiliki bupati atau wakil bupati asal Likupang,” jelas Sarjan.
Jika antara dirinya menemui kesepakatan dengan Albert Bolang SH, Maramis mengaku tidak.gentar maju Pemilukada walau berhadapan dengan siapapun.
“Kalau saya dan Pak Albert nantinya sepakat, kelak saya tidak gentar untuk maju. Kenapa harus gentar sementara rakyat butuh figur yang dikenal, mampu membuat terobosan serta mampu mengangkat rakyat ke tingkat kesejahteraan mereka. Yang pasti rakyat sekarang sudah cerdas dan tak dapat dibodohi lagi. Bila dipekenankan oleh Yang Maha Esa, saya siap maju dan berbuat ujtuk masyarakat Likupang Raya serta untuk Minut tercinta ini,” pungkas Sarjan yang juga dikenal sangat jitu dalam memenangkan beberapa pasangan bupati-wakil bupati dalam tiga (3) periode terakhir ini. (Meikel)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*