Pekerjaan Penimbunan Lahan Disamping Dinas PU Minut Ancam Keselamatan Pengguna Jalan

Spread the love
  • 24
    Shares

Kendaraan Besar Keluar-Masuk Tanpa Pengatur Lalu-lintas, Angkutan Material Tanah Tidak Ditutup Terpal

Kasat Lantas: “Kalau perlu kita hentikan sementara kegiatan”

MINUT, IdentitasPrime – Pekerjaan penimbunan lahan disamping Kantor Dinas PU Minahasa Utara di Kelurahan Airmadidi Atas, ancam keselamatan pengguna jalan.
Pasalnya, dalam satu hari tak terhitung banyaknya truk besar bolak-balik keluar-masuk lokasi membawa material tanah untuk ditimbun di lahan cukup luas itu.
Ada dua hal yang harus menjadi perhatian pemerintah dan aparat. Pertama adalah, material tanah di truk-truk itu tidak ditutup sehingga tanah tumpah-ruah ke jalanan menumpuk jadi gundukan-gundukan kecil, yang dapat mengancam keselamatan pengguna jalan.

Kedua, truk-truk besar itu keluar-masuk semsemau gue, tanpa ada pengamanan pengatur lalu-lintas, padahal ruas jalan tersebut adalah ruas jalan nasional yang bebas hambatan.
“Tadi pagi sekitar pukul 10.00 witta, hampir saja sebuah sepeda motor matic menabrak mobil dari arah berlawanan gara-gara stang kemudi tidak stabil akibat banyak tumpukan tanah dijalan,” kata Abner Walah tukang ojek online asal Perum 4 Airmadidi Atas, Senin (23/7).
Material tanah yang tumpah ke jalan, sebagian berubah menjadi tumpukan keras-padat, sebagian lagi menjadi debu yang berterbangan menghalangi pandangan pengguna jalan, debu-debu berterbangan itu juga mengganggu kesehatan masyarakat karena dapat mengakibatkan sakit ISPA, flu, batuk, dan sakit mata.
Menariknya, praktik bongkar-muat material tanah, tidak ada terpal penutupi, kendaraan-kendaraan besar itu bergerak bebas bolak-balik didepan Polres Minahasa Utara.
Kapolres Minahasa Utara melalui Kasat Lantas AKP A Parasan mengatakan, seharusnya mereka/pelaksana pekerjaan melakukan koordinasi dengan petugas (lantas) tentang operasionalnya.
“Selesai kegiatan, mereka harus bersihkan jalan. Itu sesuai dengan aturan Ijin yang di berikan kepada pelaksana proyek,” ujar mantan Kasat Lantas Polres Bolmong itu.
Ditanya, jika hal-hal tersebut tidak dituruti atau tak di indahkan, apakah sikap Polres, jawabnya akan ada teguran bahkan pemberhentian.
“Awalnya kita tegur, namun kalau tidak juga di indahkan, pasti kita akan tegur resmi, kalau perlu kita hentikan sementara kegiatan. Sebab kalau dibiarkan, akan menimbulkan persoalan baru, seperti bisa terjadi kecelakaan, dan lain-lain,” pungkas Kasat Lantas.(Marthen Sulla)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*