Pembangunan Jalan Bandara-Likupang , Serap Anggaran Rp 25 Miliar untuk Pembebasan Lahan

Spread the love
  • 17
    Shares

Minut, IdentitasPrime – Target Pembangunan jalan baru penghubung bandara Sam Ratulangi dan Likupang sebagai sarana pendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata, dipastikan akan dimulai tahun 2018 depan.
Untuk itu pemkab Minahasa Utara sudah harus menyediakan anggaran Rp 25 miliar untuk biaya pembebasan lahan pada APBD 2018.
“Pemerintah menyediakan anggaran untuk pembebasan lahan yang terkena proyek pembangunan jalan dari Bandara ke Likupang,” tutur Ketua DPRD Minut, Berty Kapojos S.Sos Senin (27/11).
Lanjutnya, anggaran yang disediakan sebesar Rp 20-25 miliar yang ditata di APBD 2018. “Dan itu tentunya disesuaikan dengan kemampuan keuangan yang ada,” timpal Kapojos.

Untuk anggaran pembangunan jalan sendiri, urai Ketua DPRD Minut asal Kolongan itu, berasal dari pemerintah provinsi sekitar Rp 70 miliar.
“Untuk tahap awal akan dibuat dulu drainase sebagai pembatas jalan,” jelas Kapojos.
Bagi para pemilik tanah yang tanahnya terkena pembebasan, kata Kapojos lagi, agar tak meminta harga ganti rugi yang berlebihan.
“Jangan minta mahal-mahal sebab akan ada nilai tambah bagi masyarakat ketika jalan sudah terbangun. Di antaranya harga tanah akan meningkat, terbukanya daerah menjadi lebih berkembang. Intinya akan ada multiplier effect positif yang akan dirasakan masyarakat sendiri,” pungkas Berty Kapojos.
Sebelumnya dilain pihak, saat membuka Festival Budaya Tonsea di anjungan Sulawesi Utara Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Sabtu (25/11) silam, Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE menyebutkan nilai investasi pembangunan pariwisata Likupang mencapai Rp 40 triliun.
“Proyek pariwisata di Likupang baru dipresentasikan di China adalah proyek pariwisata. Ini sebentar lagi akan berjalan dengan baik karena investasi yang di Likupang sekitar 40 triliun untuk pembangunan investasi pariwisata di sekitar 2500 hektar yang ada di sekitar pantai Pall,” sebut Gubernur Sulut.
Untuk mendukung kegiatan proyek pariwisata, sebut Dondokambey, tahun depan pemprov akan mulai membuka jalan baru dari Bandara Sam Ratulangi Manado melewati Desa Kolongan Kecamatan Mapanget, Lumpias, Wasian sampai Likupang Raya.
“Karena itu kami berharap bapak ibu orang Tonsea yang tanahnya akan dilewati jalan baru ini agar jangan dijual mahal-mahal kalau pemerintah mau beli. Kalau perlu kasih gratis, demi kontinyuitas generasi kita yakni anak-cucu kita,” tandas Olly.(Jo)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*