Pencurian Di Minut Merajalela. Motor Billy Raib Padahal Baru 5 Menit Terparkir

Spread the love

Minut, IdentitasPrime – Wilayah Kabupaten Minahasa Utara belum bisa dikatakan aman. Malahan sesuai fakta yang ada, kian hari justeru kian rawan dengan aksi pencurian.

Sebut saja kemalangan yang terjadi pada Billy Piri (24) warga Desa Kaima, Jaga XIV, Kecamatan Kauditan.

Minggu (06/08) sekitar pukul 23.00 Wita, dirinya terhenyak saat mendapati motor Honda Vario miliknya telah raib digasak maling.

Kejadian itu menurut Billy terjadi saat dirinya mengunjungi rumah pamannya yang tak jauh dari rumahnya dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario berwarna putih dengan nomor polisi DB 3199 FC.

“Tiba di depan rumah om, saya memarkir sepeda motor di pinggir jalan dengan kunci motor masih terpasang pada tempatnya, dan berjalan menuju rumah dan memanggil om saya,” kenang korban.

Karena tidak ada jawaban dari dalam rumah, korban membuka pintu dan masuk ke dalam rumah pamannya, ternyata tidak ada orang di rumah itu.

Kira-kira dalam lima menit Billy-pun pergi meninggalkan rumah pamannya untuk pulang. Siapa sangka, sesampainya di tempat dimana ia memarkir motor, ternyata motornya sudah raib. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 14.000.000.

Sedih dan putus asa, korban kemudian melaporkannya ke Polres Minut, ke piket Reskrim yaitu Unit Jatanras dibawah pimpinan Kanit IPDA DECKI PANDI.
Pandi dan tim-nya langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan informasi. Namun hasil pemeriksaan interogasi terhadap beberapa orang di sekitar lokasi kejadian, tidak ada yang melihat kejadian pencurian tersebut.

Kapolres Minut AKBP Alfaris Pattiwael SIK, MH melalui Kanit Jatanras Ipda Decki Pandi mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati kalau memarkir sepeda motor.

“Untuk keamanan jangan lupa mencabut kuncinya, walaupun akan meninggalkan sepeda motor dalam waktu yang tidak lama. Karena kejahatan bisa terjadi kapan saja,” ajaknya.(Red)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*