Penyidik Korupsi Kejati Sulut Sita Dokumen Penting Di Pemkab Minut Terkait Korupsi Pemecah Ombak

Spread the love

Airmadidi – Identitasprime.com – Proses pemyidikan kasus korupsi proyek pemecah ombak likupang timur minahasa utara yang selama ini mandek saat kajati sulut di pimpin oleh Roeskenedi dan juga Moh Iqbal kini mulai bergulir secara serius ditangan Kajati sulut yang baru Dita Prawitaningsyh.

Keseriusan Kejaksaan Tinggi  Sulawesi Utara nampak sangat jelas pasalanya Setelah menetapkan Alexander Panambunan tersangka baru berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor Print-01/P.1/Fd.1/01/2021 tanggal 21 Januari 2021, kini Kejati tengah memburu tersangka lainnya.

Sebagaimana pantauan media Rabu (27/01/21) sore tadi. Tim penyidik Kejati Sulut melakukan penyitaan sejumlah dokumen di Bagian Hukum Pemkab Minahasa Utara guna mencari bukti dan petunjuk lainnya.

Terkait penyitaan sejumlah dokumen pada Bagian Hukum Sekretariat Daerah Pemkab Minut dibenarkan oleh Kasie Penkum Kejati Sulut, Theo Rumampuk. Menurutnya, benar jika penyidik telah mendatangi kantor Bupati Minut untuk kasus pemecah Ombak Likupang. “Iya benar, jika ada penyitaan oleh penyidik kejati terkait pengembangan kasus pemecah ombak likupang,” kata Theo kepada via telpon pukul 17:15 sore ini.

Informasi lain yang berhasil dirangkum awak media, bahwa pekan lalu, bahwa pihak Kejati juga telah melakukan pemeriksaan terhadap pegawai bank BNI cabang Airmadidi. Menurut sumber, salah satu yang diperiksa adalah seorang pegawai teler.

Mohon doa dan bantuan masyarakat untuk kami dapat bekerja secara profesional untuk mengungkap kasus korupsi ini, kata salah satu penyidik. Kami akan bekerja secara profesional, siapapun yang terlibat dalam praktek korupsi ini akan kami proses hukum secara tegas guna mempertanggungjawabkan perbuatanya yang telah merugikan keuangan negara. Tukasnya lagi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*