POLISI GALAU, BOS PT SAA MENGHILANG

Spread the love

 

Amurang,  Identitasprime – Penyelesaian kasus penipuan dan penggelapan oleh bos PT Sejahtera Alam Anugerah (SAA), dipertanyakan. Hingga kini, AZ alias Andi, Direktur PT SAA masih berkeliaran. “Kucing-kucingan” buronan yang membawa kabur miliaran uang rakyat Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) ini, belum berakhir.
Lambannya penangkapan Andi, mendapat sorotan warga Minsel. Menurut mereka, Kapolres Minsel AKBP Arya Perdana SIK, harus lebih serius memburu tersangka. “Masakan hanya seorang Andi tak bisa ditangkap? Buronan penjahat profesional saja mudah ditangkap. Polres Minsel harus lebih serius lagi,” kata Wendy, warga Motoling Barat, yang keluarganya banyak menjadi korban penipuan PT SAA.
Tidak hanya warga kurang mampu saja yang menjadi korban, namun sejumlah pengusaha, juga ikut ditipu. Malah, ada pengusaha yang mengaku rugi hingga Rp 400 juta. “Saya dijanjikan mendapat jatah membangun perumahan warga sebanyak 50 unit. Jadi, saat pak Andi mengusulkan agar saya memberikan uang muka pembayaran kredit rumah, ya langsung saya berikan. Ternyata, proyek yang telah mendapatkan rekomendasi Pemkab Minsel ini bodong,” aku salah seorang pengusaha yang enggan namanya dikoranan.
Sorotan masayarakat terhadap keseriusan Polres Minsel menangkap AZ alias Andi, bos PT SAA, ditindaklanjuti Kapolres Minsel AKBP Arya Perdana. Menurut mantan Komandan Baracuda, tim khusus Polda Sulawesi Utara (Sulut) ini, Polres Minsel sangat serius memburu Andi. “Kita sangat serius, karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak, termasuk di dalamnya ada aparat kepolisian yang jadi korbannya,” kata Perdana.
Terkait pencarian tersangka, Perdana mengaku masih berupaya menemukan bos PT SAA yang telah menjadi borun sejak tahun lalu. “Perkembangan penanganan, masih dalam pencarian TSK (tersangka, red). Sampai saat ini kita sudah menyebar DPO (Daftar Pencarian Orang, red) ke seluruh Indonesia, dan masih belum mendapatkan informasi soal keberadaan tersangka,” jelas Perdana.
Sejumlah peralatan canggih kata Perdana, sudah mereka kerahkan untuk mendeteksi keberadaan tersangka. Namun, hingga kini belum membuahkan hasil. “Kita tetap melakukan pencarian dan mengusahakan pencarian secara teknologi, namun sampai saat ini belum membuahkan hasil,” timpal Perdana.
Cara bos PT SAA memperdayai korbannya cukup lihai. AZ alias Andi, bahkan memperalat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minsel untuk melakukan aksi dugaan penipuan dan penggelapan. Itu terbukti dari dikeluarkannya surat rekomendasi Pemkab Minsel dalam mendukung program pembangunan rumah rakyat yang dilakukan PT SAA. Alhasil, ratusan warga tertipu, miliaran uang mereka dibawa kabur. “Kasiang, torang so susah, kong ditipu lagi. Cuma, sapa yang nda mo percaya, yang kase umum Kumtua, berdasarkan suret rekomendasi dari Pemkab Minsel,” keluh Wilhelmina, seorang janda tua dari Desa Tondei.
Mereka berharap, bos PT SAA bisa ditangkap petugas, dengan harapan besar uang mereka masih bisa kembali. “Kan, tersangka yag menipu itu pasti ada asetnya. Jual saja asetnya itu untuk mengganti uang kami yang dia bawa kabur,” pinta wanita lansia itu.( Pae )

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*