Polres Bitung Dan Jihandak Marinir Musnahkan Mortir Temuan Warga

Spread the love

Manoppo: “Dentuman semalam bukan bom meledak, tapi peluru mortir aktif yang dimusnahkan aparat”

BITUNG, IdentitasPrime – Ditemukannya benda berupa sepucuk mortir aktif di wilayah Kota Bitung tepatnya di area Rumah Sakit Manembo-nembo, sempat menghebohkan warga sekitar.
Menindak lanjuti hal itu, Polres Bitung langsung berkordinasi dengan TNI untuk mendapat penanganan secara signifikan.
Agar desas-desus tentang benda yang berhulu ledak cukup serius itu diketahui secara pasti oleh masyarakat, maka Kapolres Bitung melalui Kapolsek Matuari, Kompol Ferry Manoppo SE, menjelaskan yang mana benda itu bukan bom.
“Itu bukan bom, tapi benda jenis peluru mortir yang secara tak sengaja ditemukan oleh para buruh bangunan sewaktu menggali vondasi bangunan Palang Merah dikompleks Rumah Sakit Manembo-nembo,” urai perwira low profile yang kaya pengalaman itu.

Demi mengantisipasi resiko yang timbul dari benda yang diduga sebagai peninggaan perang itu, lanjut Kapolsek Matuaru, Kapolres Bitung langsung koordinasi dengan team Penjinak Bom Marinir dari TNI AL Bitung.
“Setelah melalui beberapa pertimbangan yang matang, baik Polres Bitung maupun TNI AL, maka mortir itu diledakan atau di hancurkan disalah satu tanah kosong jauh dari pemukiman penduduk. Kesimpulan itu diambil karena aparat menuipulkan, kalau benda ini disimpan, akan berbahaya, jadi dimusnahkan saja,” tukas Manoppo.
Demi kenyamanan masyarakat juga, timpal Kapolsek Matuari, pohaknya menghimbau agar tak perlu resah atas ledakan tadi.
“Tak perlu resah atau takut dengan ledakan tadi pukul 20.00 wita. Itu adalah pemusnahan mortir yang ditemukan di galian vondasi pada pukul 16.00 wita di galian vondasi Rumah Sakit Umum Manembo-nembo, yng dilakukan oleh tim JIHANDAK TNI (Marinir) dan Polres Bitung,” terang mantan Kasat Reskrim Minut itu (Kompol Ferry Manoppo red-).
Dengan musnahnya benda berbahaya tersebut, suasana kembali aman dan kondusif.(Jo)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*