Polres Minsel Di Desak Tindaki SPBU Amurang

Spread the love

Amurang  –  Identitasprime – SPBU Amurang, diduga kuat menimbun bahan bakar minyak (bbm) jenis premium untuk kepentingan lain. Pasalnya, sejak beberapa bulan lalu, SPBU itu hanya melayani pembelian pertalite dan pertamax bagi kendaraan roda dua maupun empat.

Terpantau jelas, warga masyarakat yang ada di Kecamatan Amurang dan sekitarnya, khususnya yang memiliki kendaraan bermotor, tak bisa lagi mendapatkan premium di SPBU yang lokasinya berdekatan dengan Mapolsek Amurang. Antrian panjang kendaraan yang sudah menjadi pemandangan biasa tiap harinya itu, diketahui hanya untuk mendapatkan pertalite dan pertamax saja. Betapa tidak, stok bensin atau premium yang masih menjadi pilihan utama warga pengendara selalu saja kosong. Bahkan nyaris tak pernah ada meski sedikitpun.

Tak heran jika kendaraan dari luar Kabupaten Minsel yang mampir untuk mengisi bbm, sering terkecoh. Setelah antri cukup panjang dan tiba giliran untuk pengisian, ternyata stok bensin tidak ada alias kosong. Warga pun terpaksa harus rela mengisi bbm jenis pertalite, setelah sebelumnya ditawarkan para petugas SPBU setempat. “Pada saat giliran untuk pengisian, petugas bilang bahwa bensin kosong. Dan hanya tersedia pertalite dan pertamax. Terpaksa isi pertalite, karena kami harus melanjutkan perjalanan jauh ke Manado lagi,” ungkap Surya, salah satu pengendara mobil, akhir pekan lalu.

https://youtu.be/RcuoG_dFd-U

Fenomena ini, sontak saja menarik perhatian kalangan masyarakat yang ada. Kuat dugaan, SPBU Amurang ikut bermain dalam penimbunan bbm jenis premium demi kepentingan tertentu. Pasalnya, suplai premium dari Pertamina yang diangkut truk tangki besar selalu masuk hampir tiap pekannya. “Ini kan aneh. Masa kan tiap harinya, bensin selalu dinyatakan kosong, atau para petugas biasa sebut bahwa bensin habis. Kami menduga ini ada permainan, seperti penimbunan untuk dijual ke penampung atau industri maupun kepentingan lainnya,” tandas Venty Najoan, tokoh pemuda Minsel, kemarin.

Anehnya lagi, salah satu petugas SPBU mengaku, kalau stok bensin sudah habis sejak siang hari. Padahal, berdasarkan hasil pantauan sejak pagi hingga malam hari, SPBU yang telah masuk pembinaan Pertamina itu, tidak pernah melayani pengisian bensin. “Kalau bensin pak sudah habis dari siang tadi. Jadi sekarang hanya ada pertalite dan pertamax,” ujar salah satu karyawan yang namanya enggan disebutkan.

Kapolres Minsel AKBP Arya Perdana SIK melalui Kasat Resrim AKP M Ali Tahir mengatakan, akan menyelidiki masalah ini. “Iya, terima kasih. Nanti kami lidik,” katanya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*