Pratasis : “Tidak Tunjang Program Jokowi-JK Kejagung Di Minta Copot Jabatan Kajari Amurang”

Spread the love
  • 22
    Shares

 

Minsel IdentitasPrime – Ketua Umum PAMI Perjuangan Noldy Pratasis kepada Media ini mengatakan, dimana Sebaiknya pihak Kejaksaan memposisikan diri menjadi instrumen, fasilitator dan akselerator dan pengaman jalannya pemerintahan.

Pasalnya sebagai Aparatur Penegak Hukum harus lebih sungguh-sungguh berperan aktif menjalankan peran berkontribusi dan memberikan dukungan, perhatian, pikiran dan tenaga bagi keberhasilan pelaksanaan pembangunan yang berkeadilan dan merata.

“Setidaknya penegak hukum seperti Kejaksaan harus menjadi pendamping sejumlah SKPD yang menjalankan Proyek,” kata Pratasis.

Apa yg dilakukan Kejari dengan menyita Hp dan laptop seolah olah penegak hukum tidak mau berkostribusi dan memberikan dukungan , perhatian pada pemerintahan tetapi telah menghambat kinerja pemerintah Jokowi -JK.

“Jika hal sudah demikian sebaiknya Kejari Minsel mundur dari jabatan karena tidak mampu berperan aktif dalam pembangunan. Karena jika seperti yang dilakukan oleh pihak Kejaksaan dengan menyita hp,lacktop dan perangkat lainnya hal itu, hanya menghambat pembangunan karena khususnya Dana Alokasi Khusus jika sampai bulan juli tidak dilporkan hasilnya ke pusat maka dana tersebut akam hangus dan dikembalikan ke pemerintah Pusat,” kata Pratasis seraya mengatakan bahwa dirinya sangat menghargai Proses Hukum yang berlaku.(Meyvo Rumengan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*