Proses Autopsi Jenazah Jecky Payow Jadi Viral, Ini Klrifikasi  Humas RSUP Kandouw Malalayang

Spread the love
  • 13
    Shares

MANADO, IdentitasPrime – Terkait postingan foto dan rekaman tentang jenazah seorang pemuda yang jasadnya penuh jahitan di sebagian perut dan kepalanya, telah menjadi viral dan postingan panas dunia maya, yang mana jasad korban diduga telah di outopsi, dan beberapa organ tubuhnya sudah di ambil oleh pihak RSUP Prof dr RD Kandou, inilah uraiannya.

Tak terima jenasah korban diperlakukan begitu, pihak keluarga korban naik pitam memgamuk dan sempat merusak beberapa sarana milik rumah sakit.

Perlu diketahui bersama, jasad penuh bekas luka sayatan tersebut ternyata bernama Geraldy Payow atau Jecky Payow (21) tahun, salah satu korban penikaman beberapa waktu lalu yang kemudian di outopsi demi memperlancar kinerja polisi dalam mengungkap kasus sekelas pembunuhan seperti ini.

Untuk menghentikan segala tudingan dan dugaan miring yang mana tubuh Jecky di outopsi pihak RSUP Prof dr RD Kandou tanpa kordinasi dan diduga organ tubuhnya sudah diambil, maka Direktur Utama melalui Kepala Sub Bagian Hukum Organisasi dan Hubungan Masyarakat, Meike Dondokambey mengatakan, tak ada perbuatan bertentangan dengan hukum dari RS Kandou saat meng-outopsi jenazah Jecky Payow.

“Kami tidak berani bertindak melawan hukum. Outopsi kita jalankan sesuai prosedur yang ada,” ungkap Dondokambey kepada salah satu wartawan saat menanyainya via ponsel.

Jenazah Jecky di outopsi sebab ia merupakan korban pembunuhan yang wajib di outopsi sesuai pasal yang diatur dengan UU.

“Polisi meminta kami outopsi korban kemudian kita serahkan ke polisi, demi mempermudah proses penyidikan sesuai protap,” tukas Dondokambey.(Red)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*