PT Sino Road dan PT Hutama Karya Alergi Wartawan, Kuat Dugaan Karena Banyak Ketidakberesan

Spread the love

Ramly Minta Surat Tugas Kepada Sejumlah “Pemred”.

Di Pertemuan Berikut, ia Minta Tak Ada Wartawan Ikut

MINUT, IdentitasPrime – Sejumlah wartawan meliput langsung pertemuan antara PT Sino Road dan PT Hutama Karya dengan tiga (3) subkon yang dikawal oleh Kapolsek Airmadidi, AKP Edi Susanto lengkap dengam seluruh personil Polsek Airmadidi selaku PAMOVIT (Pengamanan Objek Vital di wilayah hukum-nya, Senin (2/10) kemarin.

Oleh Kapolsek Airmadidi, baik pihak 3 subkon maupun pihak diberi kesempatan menyampaikan uneg-unegnya.
Saat dialog kedua belah pihak berkangsung alot, sejumlah wartawan berseragam dari masing-masing media, masuk meliput dengan sopan. Dihadapan puluhan pasang mata, para wartawan dicegat seorang pria yang belakangan diketahui bernama Pak Ramly, Juru Bicara PT Sino Road.

Ramly yang saat itu sedang memberi penjelasan sebagai Juru Bicara perusahaan dalam pertemuan tersebut, tiba-tiba dengan suara tinggi menghadang wartawan sambil meminta identitas para kuli tinta yang hanya saling pandang dan tertawa geli karena ulahnya.
Pasalnya, saat itu Ramly sedang jadi pusat perhatian semua hadirin, sebab ia sedang memberi penjelasan tentang sistem hitungan internal PT Sino Road dan PT Hutama Karya. Sebenarnya ia tidak pantas menghadang wartawan, sebab sedang memimpin rapat. Karena menghadang wartawan, penjelasannya terhenti, dan otomatis perhatian semua hadirin tertuju padanya.
“Kalian ini siapa,” tanya Ramly dengan gaya tak bersahabat.
Oleh Kapolsek Airmadidi disebutkan bahwa mereka adalah wartawan. Bukannya melanjutkan penjelasannya, Ramly malah langsung meminta legalitas dan identitas mereka.
“Oh kalian wartawan, mana surat tugas kalian,” pintanya dihadapan perwakilan 3 subkontarktor, dan tim pengamanan Polsek Airmadidi.
Oleh para wartawan, Ramly-pun mulai menuai hasil yang ditaburnya. “Anda itu apa dan siapa berani lancang meminta legalitas kami,” sembur Fecky Mamahit salah satu wartawan senior dari FORJUBIR Minut.

Perlu diketahui, dari 9 wartawawan yang meliput disitu, terdapat wartawan Metro-tv, Kompas Tv, TVRI, dan sisanya adalah petinggi-petinggi media online.
Sebut saja Fecky Mamahit, Pimpinan Umum Northsulawesi.com, Anggie, Pemimpin Redaksi media online Indobrita.com, ada juga John Simbuang, Pemimpin Resaksi IdentitasPrime.com, Alexander Meles, serta beberapa wartawan senior lainnya. Ramly pun kena batunya.
“Dia ini siapa, kemarin-kemarin kami meliput disini, dia belum ada. Baru dia dalam acara demo dan pertemuan sebagai tindak lanjut dari unjuk rasa itu yang meminta surat tugas pada wartawan,” ujar Feky Mamahit yang kesehariaanya merupakan, wartawan Forjubir Minut.

Melihat situasi bakal tegang antara wartawan dengan pihak PT Sino Road-HK karena ulah Ramly, Kapolsek Airmadidi, AKP Edi Susanto mediator kedua pihak langsung masuk dalam substansi pertemuan.
“Kamu lanjutkan saja penjelasan, jangan urus rekan-rekan wartawan, sebab mereka sedang bertugas,” ajak Susanto.
Mediasi kedua belah pihak pun oberlanjut. Ramly melanjutkan penjelasannya, sedangkan para wartawan meliput, sampai Kapolsek Airmadidi AKP Edi Susanto memutuskan, baik pihak developer maupun 3 subkon, hari Jumat (3 Oktober 2017), akan adakan pertemuan lagi ke tahap pembayaran dan pembahasan lainnya.

Setelah semua selesai, ternyata sikap Ramly yang tak menginginkan wartawan, kembali terlihat menjelang pertemuan berakhir.
Ketika disepakati untuk menggelar pertemuan lanjutan pada Jumat nanti, Ramly sempat mengemukakan saran bahwa wartawan sebaiknya tak usah dihadirkan.

Penyampaian Ramly itu sontak mendapat tanggapan pedas dari wartawan Minut. Siapa saja yang mencoba menghalang-halangi pers maupun aktivis LSM dalam mengemban tugas merangkum informasi keterbukaan publik, akan berhadapan dengan hukum.
“Jumat nanti, kami Wartawan Forjubir Minut akan hadir semua. Jika ada yang larang wartawan meliput di pertemuan itu, kami akan lapor PT Sino Road/ PT Hutama Karya, dan si Ramly ke KIPP Sulut,” tegas Mamahit.
Pertemuan pencairan dana yang merupakan hak dari ke-3 subkon akan dilakukan di tempat yang sama, yaitu Kantor PT Sino Road/ PT Hutama Karya di bilangan Kecamatan Kalawat Minut.(Jo)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*