Raih Nilai LPPD 2016 Tertinggi, Gubernur OD Beri Piagam Penghargaan Untuk Pemkab Minut Pada HUT Sulut ke-53

Spread the love

Kuhu: “LPPD Minut Tahun 2016 mencapai nilai 3.0224”

MINUT, IdentitasPrime – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) di bawah kepemimpinan Bupati Vonnie Anneke Panambunan (VAP) dan Wakil Bupati Ir.Joppi Lengkong berhasil meraih piagam Penghargaan Pengelolaan Kinerja Penyelengaraan Pemerintah Daerah Se-Sulawesi Utara terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2016.
Anugerah bergengsi ini diterima langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Minut Ir.Jemmy Kuhu yang dinilai oleh tim Teknis Nasional evaluasi Kinerja penyelenggaraan Pemerintahan Predikat sangat tinggi dengan nilai 3.0224, Sabtu (23/9) saat upacara di GOR R.W Monginsidi Manado.

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey mengatakan, Puji dan syukur kembali patut kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena hanya oleh kasih dan berkat-Nya, saat ini segenap anak bangsa dari Miangas sampai Tontulow-Pinogaluman boleh bersukacita memperingati dan merayakan momentum Hari Ulang Tahun Provinsi Sulawesi Utara, ke-53. “Kaitan dengan itu, saya ucapkan selamat memperingati dan merayakan Hari Ulang Tahun ke-53, kepada segenap komponen masyarakat Bumi Nyiur Melambai. Semoga, seiring dengan pertambahan usia ini, progres pembangunan di Sulawesi Utara juga akan semakin berkualitas, dan berkuantitas, yang muaranya pada terciptanya masyarakat Sulut yang sejahtera,” kata Gub.

Lanjut Dondokambey, Perlu untuk terus digaungkan dan menjadi pemahaman serta kebanggaan kk seluruh masyarakat Sulawesi Utara, bahwa Provinsi yang kita cintai ini adalah daerah dengan segudang keunggulan yang mampu memberikan kontribusi sangat besar bagi progres pembangunan bangsa di berbagai sektor.

“Bukan semata-mata karena daerah ini memiliki potensi sumber daya alam melimpah, atau karena letaknya yang sangat strategis sebagai pintu gerbang ke-kawasan pasifik namun lebih karena masyarakat di daerah ini adalah masyarakat partisipatif, serta senantiasa kokohdalam menjaga kerukunan dan kedamaian daerah, sebagai syarat dasar bagi bergulirnya roda pembangunan bangsa di daerah ini. Oleh karenanya, saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh komponen masyarakat atas sinergitas selama ini,” terang Dondokambey.

Ditambahkannya terkait dengan itu, Hari ini kita kembali dimampukan oleh Tuhan Yang Maha kuasa meniti usia baru sebagai satu kesatuan masyarakat yang hidup dan berdiam di Bumi Nyiur Melambai Sulawesi Utara. Satu hal yang harus kita syukuri bersama, bahwa 53 Tahun yang telah dijalani ini senantiasa diiringi dengan perkembangan-perkembangan positif, dan geliat pembangunan menjanjikan serta prospektif, yang merupakan buah dari cinta kasih Tuhan, serta tentunya akumulasi kerja segenap stakeholders pembangunan daerah, termasuk masyarakat Sulawesi Utara secara luas.

“Hari ini pula tepat Satu Tahun, Tujuh Bulan dan Sebelas Hari saya dan Bapak Drs. Steven O. E. Kandouw, memimpin Sulawesi Utara selaku Gubernur dan Wakil Gubernur, dibawah satu Visi “Terwujudnya Sulawesi Utara yang Berdikari Dalam Ekonomi, Berdaulat Dalam Politik, dan Berkepribadian Dalam Budaya”.
Bermodalkan setiap keunggulan yang ada, termasuk dukungan segenap komponen masyarakat., dalam kurun waktu ini kita mampu menorehkan beberapa capaian positif, diantaranya : kita kembali mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk pengelolaan keuangan Tahun 2016, pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara triwulan II 2017 tumbuh sebesar 5,80 Persen , angka ini masih diatas pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,01 persen sementara itu tingkat Inflasi pada triwulan kedua Tahun 2017 ini sebesar 3,59 Persen, lebih rendah jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya, angka kemiskinan mengalami penurunan menjadi 8,1 Persen, tingkat pengangguran terbuka juga mengalami penurunan menjadi 6,12 Persen, dari sebelumnya 6,20 Persen di Tahun 2016, tingkat upah di Sulawesi Utara juga meningkat, dimana Upah Minimum Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2017 sebesar Rp. 2.598.000, yang merupakan tertinggi ke-tiga secara Nasional dibawah Jakarta dan Papua. Di sektor pariwisata, seiring dengan terbukanya jalur penerbangan langsung Manado-Tiongkok, terjadi peningkatan signifikan jumlah kunjungan Wisman, dimana khusus untuk periode Januari sampai Agustus 2017, jumlah kunjungan Wisman telah mencapai angka 51.536 orang, Sulawesi Utara juga menjadi Provinsi dengan indeks kebahagiaan tertinggi ke-tiga secara nasional, yakni dengan poin indeks kebahagiaan 73,69, IPM Sulawesi Utara juga terus meningkat menjadi 70,80, yang ditopang oleh terus meningkatnya ke-empat indikator pembentuk IPM yaitu : Angka Harapan Hidup (AHH) saat lahir, Harapan Lama Sekolah
(HLS) dan Rata-Rata Lama Sekolah (RLS),” tukas Dondokambey.
Berbagai capaian ini tentunya menjadi syukurdan kebanggaan tersendiri bagi kita, yang kemudian patut disyukuri dan dimaknai dengan rintisan kerja
yang semakin paripurna dan hebat, sebagaimana tema peringatan HUT Provinsi Tahun ini, yakni
“Sulut Kerja Hebat”.
Lebih lanjut, dalam konteks itulah, mari kita kerja dan tetap menjaga sinergitas langkah
dan saling bahu membahu merealisasikan berbagai agenda kerja strategis pembangunan daerah di berbagai sektor, utamanya di sektor pariwisata, infrastruktur,pengentasan kemiskinan dan pengangguran, kemaritiman, pendidikan, pertanian dan perkebunan, pengembangan UMKM, pelatihan tenaga kerja, pelestarian lingkungan hidup, optimalisasi pelayanan publik, revolusi mental,dan berbagai program serta agenda kerja strategis lainnya, demi Sulawesi Utara yang lebih maju, dan sejahtera.

Peserta Upacara, Masyarakat Sulawesi Utara yang saya cintai dan banggakan, Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa menyertai segala upaya dan langkah kita dalam mengisi ruang dan waktu pembangunan daerah dan bangsa, dengan kegemilangan prestasi, demi kemajuan daerah dan bangsa, serta untuk kesejahteraan rakyat.Dirgahayu Provinsi Sulawesi Utara ke-53
Terima kasih,” tutup Dondokambey.(Jo)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*