Ratusan Tuama-Wewene Padati Godbless Area Pada HUT LSM Waraney Puser In Tana Toar-Lumimuut Yang ke-8

Spread the love
  • 67
    Shares

Coy Ingatkan Waraney-Wulan Untuk Hari-hati Gunakan sosmed

MANADO, IdentitasPrime – Sabtu 3 Maret 2018 Organisasi Masyarakat (Ormas) Adat terbesar di Tanah Malesung (Sebutan adat untuk Provinsi Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontalo alias Suluttenggo), yakin Lembaga Swadaya Masyarakat Waraney Puser In’Tana Toar Lumimuut (LSM WPITL), menggelar Hari Ulang Tahunnya yang ke-8 tahun.

HUT sederhana ini dimeriahkan Dewan Pengurus Besar (DPB) dan seluruh pengurus Kabupaten/Kota se Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontalo (Suluttenggo), dilaksanakan di Taman God Bless Park kawasan Mantos III Kota Manado.
Kegiatan diawali doa pembukaan, dan ibadah singkat yang diambil dari Kitab Mazmur 133:1-3, “Tentang kekuatan tali persaudaraan”. Dari uraiannya, sikap bermasyarakat ini dimulai dari sikap saling menghargai setiap perbedaan yang ada, itulah harta terindah bagi kita semua.
No Boddy Perfect (tak ada mamusia yang sempurna), jadi jangan saling menghakimi akan kekurangan sesama, biarlah Tihan yang menghakimi umat ciptaan-Nya. Dengan begitu kita akan selalu diberkati Tuhan,” tutup Ibu Pendeta yang minta namanya taknusah disebutkan.

Dalam sambutan Pembina LSM WPITL Hengki Artur Gerungan (HAG) mengatakan, secara pribadi, dirinya sangat senang dipercayakan menjadi salah satu Pembina LSM WPITL.

“Saya sudah berapa banyak Ormas dan LSM meminta untuk bergabung, akan tetapi saya tolak karena banyak unsur kepentingan, dan saya bahagia berada ditengah-tengah WPITL, sebab WPITL masih punya komitmen, “ujar Gerungan.

HAG juga berharap kedepan Waraney Puser In’Tana ini akan lebih maju dan lebih berkembang dengan kebersamaan dan kekeluargaan LSM ini bisa menjadi satu motifasi buat LSM dan ormas lainnya di Sulut.

Greetty Tielman, salah satu Wulan Penasehat WPITL juga dalam penyampaiannya mengatakan, dengan bertambah satu tahun, semoga LSM WPITL semakin maju dan berkembang dibawah pimpinan Ketua Umum (Ketum) yang begitu tegas yang diperkuat oleh para pembina, penasehat, serta para Waketum dan pentolan adat lainnya.

“Saya pribadi sangat senang bergabung dengan LSM ini. Tambah lagi Ketum akan mencalonkan diri sebagai wakil rakyat nanti, demikian juga Pak Sekjen yang terpanggil maju ke pilcaleg untuk membawa aspirasi rakyat adat, “ujar Tielman yang juga merupakan Ketua DPD Sulut Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Ketua Umum (Ketum) Waraney Puser In’Tana John F.S Pandeirot mengatakan, sangat berterima kasih kepada Pembina dan Penasehat serta para Waketum yang sudah hadir dan mengsuport LSM WPITL sehingga menjelma menjadi Ormas Adat yang diaegani kawan maupun lawan.

“Saya sangat berterima kasih kepada seluruh pengurus Besar dan kabupaten/kota serta kecamatan yang sudah hadir HUT ke-8 WPITL, “kata Ketum Pandeirot, yang di temani Sekjen Michael Worang, Pangbes Stefan Obadja Voges dan Bendara Umum Wincy Lolowang.

Coy (Pandeirot red-) juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Sulut agar tidak salah menggunakan Sosial Media (Sosmed) dengan kata ujaran kebencian atau akan memecah belah Negara kesatuan persatuan Indonesia.

“Marilah kita gunakan Sosmed dengan benar. Karena negara Indonesia ini punya rasa persatuan dan kesatuan terlebih bhineka tunggal Ika, NKRI harga Mati, “terang Pandeirot.

Kegiatan HUT WPITL menjadi kian menarik saat para Waraney dan Wulan menyuguhi atraksi adat Minahasa yang dipa du oleh Tonaas Oming Supit serta Kabesaran Tuama Teturusan Kamasi Tomohon dan Kabesaran dari Tombariri.(Jo)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*