Respon Unras 17 Mei Lalu, PT MSM/TTN Siap Benahi Aneka Keluhan Rakyat

Spread the love

Wartawan: “Waktu hendak unras, kami diajak meliput. Bahkan ada pula Ormas Adat besar yang turut dihadirkan”

MINUT, IdentitasPrime – Sebagai perusahaan raksasa yang bergerak di bidang pertambangan yang eksis di Lingkar Tambang Kecamatan Likupang Timur dan sebagian Kecamatan Likupang Selatan, PT Meares Soputan Minning/Toka Tidung Nusajaya (MSM/TTN), siap merespon setiap aspirasi masyarakat terkait.
Menjawab keluhan masyarakat Lingkar Tambang yang dituangkan dalam unjuk rasa (unras) damai pada hari Jumat (17/5) yang diwakili masyarakat adat setempat, yang mana perusahaan siap bertatap muka, pada Senin (20/5).

Dalam tatap muka di Sutanraja Hotel, David Sompie Direktur Comunity dan Eksternal, Publik Relation and Communication Herry Rumondor, serta Komandan Pengamanan Objek Vital (Dan PamObvit) AKBP Fendi Paslah.

Sementara dari masyarakat Lingkar Tambang, diwakili dr.James F Lengkong dan Meybi Nelwan.

Dalam tatap muka tersebut kedua belah pihak membahas kelanjutan daripada materi unjuk rasa Jumat silam yaitu;

1. Menata / perbaiki DAS Marewuwung Kokoleh Likupang

2. Segera realisasi program air bersih di 13 desa Lingkar Tambang

3. Pemerataan Program pelatihan PT MSM/TTN dan semua kontraktor untuk karyawan masyarakat lokal dan lingkar tambang

4. Lakukan kajian tentang dugaan pencemaran air sungai Araren ke DAS Pangiang yang melalui Desa Resetlemen ke Desa Kalinaun

Sangat disayangkan, tatap muka kali ini, kedua belah pihak terkesan menutup diri, seolah tak ingin pembahasan terendus awak media.

“Waktu hendak unras, kami diajak meliput. Bahkan ada pula Ormas Adat besar yang turut dihadirkan. Sayangnya pada tatap muka kali ini, kami malah tak dihubungi, ada apa dibalik semua ini,” sembur salah satu awak media kecewa.

Dalam beberapa pembahasan, akhirnya
David Sompie Direktur Comunity dan Eksternal dan Komandan Pengamanan Objek Vital (Dan PamObvit) AKBP Fendi Paslah bersama ke-dua perwakilan masyarakat Lingkar Tambang, buru-buru meninggalkan para awak media tanpa bertegur sapa.

Untung saja Herry Rumondor Publik Relation and Communication yang berlatar belakang wartawan, segera memberi statement terkait beberapa tuntutan masyarakat Lingkar Tambang.
“Masalah penataan/perbaikan DAS Marewuwung Desa Kokoleh Likupang Selatan, sedang dalam penelitian internal (intern community), apakah itu kelalaian oknum atau perusahaan, akan kami kabari,” tutur Rumondor.

Tentang realisasi program air bersih di 13 desa Lingkar Tambang, lanjut Rumondor, semua sedang di maksilmalkan, walau menyita waktu yang tidak serta-merta.
“Untuk pemerataan Program pelatihan PT MSM/TTN dan semua kontraktor untuk karyawan masyarakat lokal dan lingkar tambang, itu juga sudah sementara jalan,” timpal wartawan senior yang akrab disapa Inyo itu.

Lebih jauh Rumondor menguraikan, untuk permintaan kajian tentang dugaan pencemaran air sungai Araren ke DAS Pangiang yang melalui Desa Resetlemen ke Desa Kalinaun, pihaknya sudah sepakat akan turun lapangan bersama perwakilan masyarakat dan Dinas Lingkungan Hidup.
“Fenomena air panas yang diduga keluar dari PT MSM/TTN akan turun lapangan dengan masyarakat, dan DLH Provinsi Sulut untuk ambil sampel. Yang pasti kami akan terus lakukan pembenahan dan berbuat yang terbaik untuk masyarakat Lingkar Tambang, namun masyarakat agak bersabar sebabelalui beberapa ksjian dan tahapan tentunya,” pungkas Herry Rumondor. (Meikel)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*