Ruas Jalan Tatelu Bitung (Kalutai), Rusak Berat, Warga Pertanyakan Dana Pemeliharaan Jalan PU Provinsi

Spread the love
  • 23
    Shares

 

MINUT, IdentitasPrime – Masyatakat Kota Bitung yang hendak menuju Bandara Samratulangie sebetulnya tidak perlu memutar jauh lewat Kecamatan Kauditan, Kecamatan Airmadidi, Kalawat, bahkan kecamatan Mapanget (Kota Manado) begitu jauh dan menyita waktu hampir dua (2) jam untuk tiba di Bandara maupun Kota Manado.
Pasalnya, jika ada koirdinasi yang serius antara Pemprov Sulut, Pemkot Bitung da Pemkab Minut, dari Kota Cakalang Bitung untuk tiba di Bandara, bisa saja tiba dalam waktu satu (1) jam jika jalan Provinsi yang menggubungi Kelurahan Karondoran (Bitung) dan Desa Klabat (Minut)
“Siang-malam dam truk lalu-lalang sarat muatan pasir, merusak jalan, namun tak ada tindakan tegas dari pemerintah,” keluh Feky Mamahit warga Desa Tatelu Jaga I.

Ruas jalan provinsi (Tatelu, Pinilih, Klabat) paling parah, lanjut Mamahit, ada di wilayah Kalutai (Jaga 6), yaitu di area milik mantan Wakil Gubernur Djouhari Kansil.
“Sejak Pak Djouhari Kansil masih Wagub Sulut, sampai hari ini kami tidak pernah lihat ada perbaikan dan pemeliharaan jalan terutama di Kalutai (Tatelu Jaga 6). Dimana dana pemeliharaan jalan ini,” semburnya.
Sesuai pantauan wartawan Selasa (12/6), dibeberapa titik rusak jalan Kalutai nampak dipenuhi tambalan beton yang diswadayakan oleh warga setempat. Namun sangat disayangakan, kendati campuran semen dan material yng dipakai warga menutupi lubang-lubang itu, tetap saja daya tahannya tak bisa bertahan lama. Pasalnya dam-truk yang lalu-lalang siang dan malam, sarat muatan.
“Selain debu berterbangan, knalpot dan sound sistem dam-truk sangat meresahkan warga. Belum lagi lari kendaraan yang kencang sehingga rawan menyerempet warga dan anak-anak setempat,” tandas Feky.(7o)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*