Rumah Keluarga Sanang-Djaelani di Desa Kema II Dilahap Api

Spread the love

MINUT, IdentitasPrime – Senin (27/8) sekitar Pukul 05.45 Wita, terjadi kebakaran rumah milik Kel. Sanang-Djailani bertempat di Desa Kema II Jaga V Kecamatan Kema, Minut.

Sesuai keterangan pemilik rumah Hj.Rogaya Djaelani (54), warga Desa Kema III jaga XIII Kecamatan Kema, sekitar Pukul 01.00 Wita, ia memasang lilin karena mati lampu.
“Beberapa saya kemudian saya memadamkan lilin itu dan lilin dsn meletakkan di ruangan tamu di atas kaleng kemudian saya tidur,” katanya.

Tak lama kemudian, Ibu Rogaya mendengar anak perempuannya bernama Dian Sanang (29), berteriak bahwa ada api.
“Saat itu juga saya bangun lalu mencari asal api tersebut itu dan saya melihat sudah berasap dan api di kamar belakang kemudian saya menuju ke dapur lalu mengambil air untuk memadamkan api namun api semakin membesar,” jelasnya.
Melihat itu, Rogaya langsung berteriak minta tolong dan tak lama kemudian datang beberapa orang mendobrak pintu samping rumah.
“Kemudian saya dan kedua anakku dibawa keluar dari rumah, kemudian saya bersama kedua anak saya menuju ke rumah Baidawi Laonga, dan saya bertanya kepada anak saya Dian Sanang ada bikin apa itu lilin kemudian Dian mengatakan dimana sekitar Pukul 05.30 Wita Dian mengambil lilin dan memasangnya kemudian masuk kedalam kamar belakang untuk mengambil pakaiannya dan lilin tersebut di letakkan di atas tempat tidur spring bet dan saat itu anaknya saksi tidak bersuara lagi,” tandas Hj.Rogaya Djaelani.
Adapun yang ada di dalam rumah terdapat surat berharga berupa Ijazah, sertifikat haji, dan surat surat penting lainnya serta pakaian dan perabotan rumah, habis terbakar dan sekitar jam 06.30 Wita bantuan 3 unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Minut datang kemudian berusaha memadamkan api dan api dipadamkan pada pukul 07.15 wita.

Akibat kebakaran rumah tersebut sementara masih dalam penyelidikan pihak Kepolisian Polsek Kema, dan untuk dugaan sementara api berasal dari lilin yang di pasang oleh anak saksi an. Dian, kemudian di bawa ke dalam kamar.
Kerugian Materil diperkirakan sekitar Rp 500.000.000 (Lima ratus juta rupiah).(Noval/Jacky)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*