SKPD Kumabal, Mangkir Di Pembahasan APBD-P, Nasib Minut Terkatung-katung

Spread the love

Rondonuwu Sebut SKPD Tak Hadir Pembahasan, Ada Point Khusus Dari Dewan Minut

MINUT, IdentitasPrime РPembahasan bersama mitra terkait adalah hal yang sangat penting saat penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) guna menyingkronkan kegiatan yang direncanakan dengan ketersediaan anggaran para masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Minahasa Utara (Minut), Stendy Rondonuwu kepada sejumlah wartawan di Kantor DPRD Minut Jumat, (22/09/2017).

Pernyataan bernada kecewa ini disampaikan Rondonuwu menyusul dengan tidak hadirnya 8 SKPD di lingkungan Pemkab Minut pada saat pembahasan APBD Perubahan tahun 2017.
Menurut Rondonuwu bahwa seharusnya SKPD hadir ketika dilakukan pembahasan walaupun tidak ada perubahan, agar apabila ada usulan kegiatan yang belum masuk dalam APBD-P karena keterbatasan anggaran, akan bisa menjadi prioritas pada saat pembahasan APBD 2018 nanti.

Lebih jauh ketua Komisi I ini menuturkan bahwa hingga akhir pembahasan di tingkat komisi, 8 SKPD tersebut tak kunjung datang pada pembahasan tersebut padahal pihaknya telah membuat jadwal dan menyerahkan ke setiap SKPD khususnya SKPD yang menjadi mitra kerja dari Komisi I seraya menjelaskan Ketidak hadiran dari SKPD ini menjadi catatan khusus bagi Komisi I.

Adapun kedelapan SKPD yang dimaksud adalah Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan, Inspektorat, Bagian Pembangunan, Camat Likupang Barat, Likupang Timur, Likupang Selatan, Airmadidi dan Camat Dimembe.

Pada intinya Rondonuwu menegaskan yang mana ketidak hadiran dari mitra kerja terkait ini meruapakan suatu bentuk pelecehan untuk institusi DPRD Minut khususnya bagi Komisi I.(Jo)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*