VAP-JO Retak? Dana SPPD Wakil Bupati Minut Tak Dicairkan

Spread the love

Diduga Ada Aktor Intelektual Dibalik Pencekalan Pencairan Tersebut

MINUT, IdentitasPrime – Pola pemerintahan serta sistem administrasi di Kabupaten Minahasa Utara yang ditengarai dihuni oleh pejabat-pejabat baru, cukup berdampak pada pelayanan kepada masyarakat, bahkan kepada internal Pemda sendiri.

Kalau hanya masyarakat dan pihak ketiga ASN (PNS) saja yang mengalami penundaan atau pencairan atau penyaluran keuangan, itu masih dapat dikatakan ‘human error‘ atau ada sedikit kekeliruan.

Namun IRONI nya kali ini yang jadi korban adala Wakil Bupati Minut, Ir Joppi Lengkong, saat mengurus biaya Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) miliknya.

“Saya heran, kenapa tidak bisa dicairkan, soalnya seluruh dokumen yang dibutuhkan untuk pencairan SPPD tersebut sudah saya penuhi sejak lama,” kata Joppi.

Dia sendiri sudah menghubungi bagian keuangan, secara administrasi apakah ada kurang, tapi jawaban yang diterimanya adalah, tidak ada. “Kalau tidak ada, lalu kenapa tidak bisa dicairkan,” ketus Wabup keheranan, Senin (13/11/2017).

Diitahannya pencairan biaya SPPD senilai Rp20 juta, lanjut Lengkong, merugikan sejumlah pihak yang ada dalam proses perjalanan dinas wabup.

“Salah satunya agen travel, ini bukan hanya menyulitkan saya, tapi juga masyarakat. Saya juga pernah menjadi birokrat tapi tidak pernah saya alami penahanan pencairan SPPD seperti ini, apalagi dokumen pelengkap sudah dimasukan sebagai bahan pertanggungjawaban,” beber Joppi masih keheranan.

Sedangkan ditempat terpisah, Robby Parengkuan selaku Kaban Keuangan Pemkab Minut ketika dikonfirmasi terkait masalah ini, mengatakan kalau keberadaan berkas pencairan SPPD milik Wabup Lengkong, belum sampai di bagian keuangan.

“Kalau sudah ada SPM (Surat Perintah Membayar) itu sudah tanggungjawab saya untuk memeriksa kalau bisa cair atau tidak. Tapi SPM-nya belum ada disini. Masih di Setda (Sekretaris Daerah),” ujar Robby.

Ditanya soal dugaan ada ‘oknum’ tertentu yang sengaja menahan berkas milik Wabup Joppi Lengkong, Parengkuan mengaku tidak tahu. ” Yah saya tidak bisa berspekulasi, sementara saya tak tahu pasti,” tandas Robby.

Entah ada apa, entah siapa oknum dibalik tertahannya pencairan SPPD Wakil Bupati Minut ini, yang pasti hal ini harus dituntaskan, mengingat Ir Joppi Lengkong adalah orang nomor dua di Pemkab Minut.

“Ini bisa jadi masalah, mengingat antara Bupati dan Wakil Bupati Minut, akhir-akhir ini didera isu yang mana keduanya sudah tak harmonis. Bisa saja ada oknum tertentu yang sengaja memprovokasi kedua belah pihak, dan keretakan antara mereka akan berlarut-larut sehingga tak bisa maksimal dalam pekerjaannya,” tukas Ketua LSM FORPMITRA, Husaen Tuahuns.

Lanjutnya, hal ini harus dituntaskan.”Masyarakat umum harus tahu, siapa dalang yang menghalang pencairan Wabup, apa alasannnya, dan siapa dalang dibalik masalah teraebut,” tandas Husaen.(Jo)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*