KETUA APRI Venty Aseng Kecam Aksi Masyarakat Tokin Yang Memaksa Masuk Ke Areal PT SEJ

Spread the love

AMURANG – IP – Terkait aksi brutal masyarakat desa tokin kecamatan mitoling timur yang meransek masuk kedalam site perusahaan tambang milik PT SEJ yang di pimpin oleh saudara Franko kalangi pada senin sore tanggal 18 januari 2021 mendapat kecaman keras dari ketua Asosiasi penambang rakyat indinesia minahasa selatan ( Apri Minsel )

Menurut Venty Aseng selaku Ketua Apri Minsel dirinya tidak setuju dengan kegiatan pertambangan warga di wilayah yang sudah di bebaskan oleh pt sej.

Ia pun menegaskan bahwa sebagai ketua APRI Minahasa selatan, dirinya tidak pernah memerintahkan dan menyuruh warga untuk melaksanakan kegiatan pertambangan di wilayah kerja dan lokasi kerja perusahaan tambang milik PT SEJ yang sudah di bebaskan.

Untuk diketahui bahwa pada hari senin 18 januari 2021 sekitar jam 3 sor, puluhan orang yang di pimpin oleh franko kalangi berbondong bondong turun ke wilayah kerja perusahaan PT Sej untuk melakukan kegiatan penambangan.

Meskipun sudah di tegur oleh petugas security perusahaan mereka tetap saja memaksa masuk ke dalam site untuk menambang, bahkan KTT pun diancam melalui telepone cellularnya oleh saudara franko kalangi untuk datang menemui mereka.

Untuk menghindari gesekan KTT mengabaikan panggilan mereka dan meminta mereka untuk meninggalkan daerah site sebab jika mereka terus melakukan kegiatan di wilayah site sej akan beresiko berat. namun saudara franko tetap memaksa sambil mengancam bahwa dia menunggu jawaban pasti dari ktt untuk memberikan mereka lahan sebagai wpr.

Ketika di konfirmasi pihak KTT membenarkan adanya peristiwa tersebut dan dirinya juga mengatakan bahwa sebagai kepala tekhnik tambang ia tidak memiliki wewenang sama sekali memberikan ijin wpr ke masyarakat. “Kami ini kan pemohon ijin bukan pemberi ijin, silahkan mengajukan permohonan ijin ke pemerintah bukan ke kami ” tukas Wendy.

Ia juga menambahkan, bahwa akan melakukan upaya hukum terhadap saudara Franko kalangi yang telah mengancamnya melalui telepone cellular dan juga akan membuat laporan resmi ke pihak kepolisian dimana saudara franko telah memimpin sejumlah orang merangsek masuk kedalam site kerja PT SEJ untuk melakukan penambangan. ( sandra )

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*