Warga dan Kumtua Desa Serawet Pergoki Karyawan PT ABSM Pangkas dan Bakar Tanaman Mangrove

Spread the love

Maramis: “Daerah ini punya penghuni, dan kita semua tahu bahwa Mangrove adalah salah satu dari sekian tumbuhan yang dilindungi

MINUT, IdentitasPrime – Hari ini Selasa 23 Juli 2019, Plt Hukumtua Desa Serawet, Kuala Batu dan Rasaan (SAKURA), Octavianus Maramis dan beberapa perangkat desa serta wartawan MinutĀ  , memergoki ada beberapa lelaki sedang memotong bahkan membakar tanaman Mangrove di tepian pantai Desa Sarawet.

Tidak mengenal oknum-oknum itu, Maramis pun mempertanyakan keberadaan dan kompetensi mereka sehingga bekerja di lahan yang disinyalir sebagai Tambak Udang milik PT ASA yang diduga sudah beralih ke pihak lain.

“Kami hanya pekerja yang digaji oleh PT Anugerah Bumi Sempu Mandiri (ABSM),” aku salah satu pekerja.

Geram melihat hal itu, Octa Maramis pun memutuskan untuk menghentikan pekerjaan dan ia meminta pihak perusahaan mengklarifikasi perbuatan ini kepada pemerintah setempat.

“Daerah ini punya penghuni, dan kita semua tahu bahwa Mangrove adalah salah satu dari sekian tumbuhan yang dilindungi baik pemerintah, masyarakat, bahkan PBB. Hentikan dulu pekerjaan, sambil kami menunggu pihak perusahaan mengklarifikasi masalah ini,” pinta Maramis.

Beberapa saat kemudian pihak perusahaan pun mengklarifikasi, dan berjanji bahwa esok hari Rabu (24/7), akan mengundang masyarakat dan pemerintah sekaligus presentasi dan soaialisasi tentang legalitas dan keberadaan daripada PT ABSM (Anugerah Bumi Sempu Mandiri).(Meikel)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*