Warga Desa Waleo Ancam Tutup Jalan Desa Karena Ada Perusahaan Ilegal

Spread the love
  • 11
    Shares

Sudah satu tahun beroperasi, CV Permata Jaya Nusantara Belum Berkordinasi Dengan Pemerintah dan warga Desa Waleo

MINUT, IdentitasPrime – Masyarakat Desa Waleo Kecamatan Kema Minut, gusar oleh kehadiran CV Permata Jaya Nusantara, yakni perusahaan yang bergerak di bidang penyedia AMP (Hot Mix).
“Kami sendiri tidak tahu, kenapa perusahaan itu bisa beroperasi disini, sementara berkas dan dokumen serta ijin mereka kantongi, terinformasi sedang di urus,” jelas Kumtua Desa Waleo melalui Kaur Pemdes Fanny Mandagi, Selasa (19/12) kepada sejumlah wartawan.
Menariknya, lanjut Mandagi, sampai hari ini perusahaan tersebut beroperasi sudah 1 tahun.
“Coba bayangkan, tamu di desa saja wajib lapor 1X24 jam, kenapa ini sudah satu tahun beroperasi, tapi tidak ada ijin dari pemerintah desa,” tukas Fanny heran.
Ditempat yang sama, Liong Rompis Kepala Jaga III Desa Waleo, membenarkan kalau ia tidak pernah mengetahui berdirinya perusahaan itu di wilayahnya.
“Mereka tidak pernah berkordinasi dengan saya, justeru ketika saya lihat ada beberapa orang yang berasal dari luar Sulut, jadi demi keamanan dan keselamatan mereka, saya minta identitas berupa fotocoppy KTP mereka,” ungkapnya.
Menurut Rompis, ada seorang warga Desa Waleo di perusahaan yang harusnya menjadi jembatan emas antara CV Permata Jaya Nusantara, masyarakat dan pemerintah desa, sayangnya hal itu tidak terjadi.
“Kami tidak pernah bertemu pemiliknya. Di lokasi hanya ada para pekerja dan Simon Rorong warga disini, yang bertindak selaku perpanhangan tangan dari perusahaan,” tandas Liong Rompis seraya menambahkan yang mana, sudah Da titik terang untuk memp├Ętemukan antara pihak owner CV Permata Jaya Nusantara, dan pemerintah Desa Waleo.
“Rencananya besok Rabu 20 Desember, akan ada pertemuan antara pemerintah desa, wakul masyarakat, dan pihak CV Permata Jaya Nusantara.(Jo)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*