Warga Keluhkan Ruas Jalan Paving Penghubung Desa Munte dan Bulutui Yang Dirusak Kendaraan Proyek

Spread the love
  • 24
    Shares

 

MINUT, IdentitasPrime – Diduga akibat lalulintas pekerjaan konstruksi yang berlangusung di tepian pantai, proyek jalan tunggal berupa paving block sekitar tahun 2016 – 2017 silam, dikorbankan.

“Entah tidak tau atau alasan apa dibongkar, yang pasti proyek yang sedang berlungsung itu telah menyusahkan masyarakat Bulutui,” keluh Akif Rondonuwu ST, aktivis asal Desa Munte, Rabu (30/5).

Gara-gara paving sudah rusak disana-sini, jalan andalan masyarakat tersebut pun, jadi sumber malapetaka bagi masyarakat setempat.

“Sudah ada korban kecelakaan, karena beberapa kali terjadi akibat menghindari jalan rusak ini. Warga sudah ketakutan memakai jalan ini, tapi mau lewat jalan mana lagi, sementara jalan paving ini merupakan jalur utma pnghubung kdua Desa,” tukas Akif.

Yang jadi pertanyaan warga juga, lanjut Rondonuwu, apakah proyek yang dibangun oleh anggaran daerah itu boleh dirusak semau gue, padahal usia proyek itu baru sekitar dua (2) tahun.
“Ayo mana para pemerhati Keadilan Sosial Bagi seluruh rakyat Indonesia dalam menyikapi nasib jalan paving milik rakyat yang swngaja dirusak ini,” inbau Rondonuwu dalam media sosialnya.

Sesuai pantauan wartawan beberapa waktu lalu, paving di jalannpenghubung dua desa tersebut memang sudah ada beberapa bagian yang rusak karena proses alam. Namun kerusakan itu kian parah ketika mobil-mobil dump-truck bolak balik mengangjut material tambatan perahu Desa Bulutui Anggran 2017.

“Harapan masyarakat, jalan itu secepatnya diperbaiki kemudian disarankan, kalau bisa setiap pembangunan direncanakan dengan matang sehingga pelaksanaannya baik juga. Dengan begitu masyarakat tidak merasakan dampak negatif akibat perencanaan kurang matang karena jalan itu merupakan jalur utama sebagai transportasi aktifitas warga Bulutui dan sekitar,” imbau Akif Rondonuwu.

Terpisah, Anggota DPRD Minut, Sarhan Antili SE, membenarkan adanya kerusakan beberapa bagian di jalan paving itu. Namun ia tidak tinggal diam.
“Beberapa kerusakan yang nampak digali itu, bukan kian dirusak, namun sebaliknya, untuk perbaikan jalan paving, memang harus demikian proses perbaikannya,” tuturnya dalam komentar di akun facebook Akif Rondonuwu.

Dalam beberapa waktu kedepan nanti, timpal Antili, ia akan mengkonsentrasikan perbaikan jalan paving penghubung 2 desa di Kecamatan Likupang-Barat dan Likupang itu.

“Warga bersabar dulu, beberapa waktu nanti kita akan konsentrasi pada perbaikan jalan paving di kampung halaman saya itu,” pungkas politisi.(Noval)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*